CANBERRA, KOMPAS.com — Satu jam di depan televisi setiap hari bisa meningkatkan risiko seseorang meninggal akibat sakit jantung dan pembuluh darah sebesar 18 persen, demikian laporan Australian Associated Press, Selasa (12/1/2010).
Berdasarkan penelitian beberapa ilmuwan Australia yang diterbitkan di Journal of the American Heart Association, masing-masing satu jam tambahan meningkatkan kemungkinan secara keseluruhan bagi seseorang untuk meninggal akibat semua sebab, termasuk kanker sebesar 11 persen.
"Tubuh manusia dirancang untuk bergerak, bukan duduk untuk waktu lama. Perubahan teknologi, sosial, dan ekonomi telah membuat orang tidak menggerakkan otot mereka seperti sebelumnya," kata David Dunstan, pemimpin studi itu.
Profesor Dunstan dari Baker IDI Heart and Diabetes Institute di Melbourne mengatakan, duduk dalam waktu lama buruk bagi gula darah dan lemak, bahkan sekalipun seseorang sehat.
Hubungan antara menonton televisi dan peningkatan risiko kematian terbukti benar sekalipun tak ada faktor risiko lain, seperti merokok, makanan yang buruk, kolesterol tinggi, dan kegemukan.
Para peneliti tersebut memantau kebiasaan menonton televisi sebanyak 8.800 orang dewasa selama enam tahun sebelum menerbitkan hasil yang mengejutkan itu.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang