JAKARTA, KOMPAS.com — Ketua Umum PMI Jusuf Kalla terpaksa meninggalkan acara peninjauan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono terhadap kesiapan Satuan Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (SRC-PB) di Halim Perdanakusuma karena harus memenuhi panggilan Panitia Khusus Angket Century.
"Ya saya harus ke DPR," katanya singkat ketika dicegat wartawan saat meninggalkan lokasi acara di Landasan Echo Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Kamis (14/1/2010).
Ketika ditanya mengapa tidak menunggu Presiden Yudhoyono yang masih menerima paparan dari Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Syamsu Maarif, Jusuf Kalla hanya menjawab, "Saya sudah menunggu lama."
Acara peninjauan kesiapan SRC-PB seharusnya dimulai pada pukul 08.45, tetapi pada saat itu Presiden Yudhoyono baru tiba di Halim Perdanakusuma dan langsung menerima paparan. Adapun para undangan, termasuk Jusuf Kalla, menunggu di lokasi peninjauan sejak pukul 08.00.
Sementara itu, Jusuf Kalla harus berada di DPR untuk memenuhi panggilan Pansus Angket Century sekitar pukul 09.00. Terkait itu, Jusuf Kalla terpaksa meninggalkan acara sekitar pukul 09.45.
Selang 10 menit kepergian Jusuf Kalla, acara peninjauan kesiapan SRC-PB oleh Presiden Yudhoyono dimulai, yang ditandai dengan bunyi sirene. Tentang kesiapannya menghadapi Pansus Angket Century, mantan Wakil Presiden RI itu menjawab siap.