Madrid, Minggu
Namun, ada berita lain lagi dari Ronaldo. Bekas striker Manchester United ini mencederai prestasi dua golnya itu saat pada menit ke-70 menyikut wajah bek Malaga, Patrick Mtiliga, hingga hidungnya berdarah. Wasit pun tanpa ampun mengganjarnya dengan kartu merah.
Sebetulnya, dengan dua golnya itu, Ronaldo seperti memecahkan kebekuan. Pada tiga laga sebelumnya ia tidak mampu menyumbang satu gol pun. Namun, sifat temperamentalnya kembali muncul. ”Cristiano menunjukkan bagaimana dia bisa tampak berbeda dengan dua gol,” kata bek Sergio Ramos.
Ramos sendiri berada jauh dari kejadian itu, dan bahkan ia ingin melihat lagi di televisi. Ronaldo dengan segenap perilakunya tersebut bukan warta baru. Yang pasti, ini adalah kali kedua pada musim ini. Sebelumnya, ia juga diberi kartu merah saat menendang lawannya dalam laga Real Madrid melawan Almeria, 5 Desember 2009.
Gol pertama Ronaldo tercipta pada menit ke-35, setelah berulang kali bola yang menggelinding di kotak penalti gagal merobek gawang Malaga. Kiper Malaga juga berhasil mengeblok bola dengan tangan dan kepalanya. Tibalah saat Ronaldo mengambil peran. Guti, Karim Benzema, dan Kaka bekerja sama dengan cepat menggiring bola dan mengumpankannya ke Ronaldo yang mengakhiri dengan manis. Empat menit kemudian gol kedua tercipta berkat umpan dari Guti.
Dengan kemenangan ini, Madrid kokoh di posisi kedua klasemen dengan 44 poin, di bawah Barcelona yang mengumpulkan 49 poin. Valencia mengikuti di posisi ketiga dengan 39 poin. Real Madrid mencatat kemenangan sepuluh kali berturut-turut di kandang sendiri.
”Ini kemenangan penting sehingga kami terus menempel Barcelona. Kami akan berjuang agar selisih poin jangan sampai lebih dari lima,” tutur Ramos.
Laga lain pada Sabtu (23/1), Barcelona menggempur Valladolid 3-0. Gol disarangkan oleh Xavi, Dani Alves, dan Messi.
Barcelona tercatat belum pernah kalah satu kali pun pada musim ini. Dari 19 kali laga, 15 kali Barca menang dan 4 kali seri. Sepanjang sejarah liga ini, dari total 38 laga belum pernah ada satu klub yang tak pernah kalah.
Hasil lainnya, Getafe melumpuhkan perlawanan Atletico Madrid, 1-0. Gol tunggal Getafe dicetak Manu del Moral. Sejak memenangi promosi liga ini pada tahun 2004, Getafe belum pernah mengalahkan rival lokalnya, Atletico, di kandang mereka, Coliseum Alfonso Perez. Namun, Manu memecahkan kebuntuan tersebut dengan gol kemenangan pada menit ke-38.
Atletico sempat bermain dengan sepuluh pemain karena gelandang Assuncao diganjar kartu merah pada menit ke-68. Kekalahan ini mematahkan tiga kemenangan beruntun yang diraih sebelumnya. Kini Atletico berada di posisi ke-11 dengan 23 poin.
Kedua tim ini, Atletico dan Getafe, sama-sama masih bertahan sampai di perempat final Piala Raja.
Sementara itu, Valencia gagal mengejar poin dari Real dan Barca saat ditahan imbang 0-0 oleh Tenerife, Minggu (24/1). ”Ini bukan permainan terbaik kami hari ini. Bagaimanapun, posisi kami di liga masih aman dan harus mempertahankannya,” kata Pelatih Valencia Unai Emery.(AFP/REUTERS/IVV)