Meski telah menyumbang kendaraan berharga ratusan miliar, JK enggan mengomentari harga pastinya. Namun, menurut Wakil Gubernur DKI Jakarta Prijanto, kendaraan itu bukanlah kendaraan baru, melainkan kendaraan milik perusahaan-perusahaan JK.
"Itu dari pribadi Pak JK. Waktu Pak JK masih ngurus perusahaan-perusahaannya. Tapi, itu semua sekarang diberikan kepada PMI supaya kerja PMI bisa lebih optimal," kata Prijanto seusai mendampingi JK memimpin Apel Kesiapsiagaan PMI Menghadapi Bencana di Lapangan Monas, Jakarta, Selasa (26/1/2010).
Dalam pidatonya, JK mengatakan, bencana bukanlah sesuatu yang diharapkan. Karena itu, JK minta jajarannya memiliki kesiapan dari segi tenaga, keterampilan, serta alat-alat yang memadai agar dampak bencana bisa diminimalisasi.
"Sebagai tim relawan PMI, kita tidak pernah mengharapkan adanya bencana. Tapi, tugas kita adalah berusaha mengurangi dampak bila terjadi bencana," ujar JK yang mengenakan seragam dan topi berlogo PMI.
Dalam apel itu, JK menginspeksi kesiapan jajaran anggota dan peralatan milik PMI. Bahkan, dia menyempatkan diri menaiki tank amfibi dan helikopter sumbangannya. Selain itu, JK juga menginspeksi peralatan yang dimiliki PMI, seperti mobil ambulans, obat-obatan, dan dapur. (COZ)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang