JK Sumbang Dua Helikopter dan Tank Amfibi untuk PMI

Kompas.com - 26/01/2010, 13:30 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com — Untuk mempermudah kerja anggotanya, Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) Pusat M Jusuf Kalla (JK) menyumbangkan dua helikopter dan dua tank amfibi. Sumbangan kendaraan tersebut merupakan barang pribadi milik JK.

Meski telah menyumbang kendaraan berharga ratusan miliar, JK enggan mengomentari harga pastinya. Namun, menurut Wakil Gubernur DKI Jakarta Prijanto, kendaraan itu bukanlah kendaraan baru, melainkan kendaraan milik perusahaan-perusahaan JK.

"Itu dari pribadi Pak JK. Waktu Pak JK masih ngurus perusahaan-perusahaannya. Tapi, itu semua sekarang diberikan kepada PMI supaya kerja PMI bisa lebih optimal," kata Prijanto seusai mendampingi JK memimpin Apel Kesiapsiagaan PMI Menghadapi Bencana di Lapangan Monas, Jakarta, Selasa (26/1/2010).

Dalam pidatonya, JK mengatakan, bencana bukanlah sesuatu yang diharapkan. Karena itu, JK minta jajarannya memiliki kesiapan dari segi tenaga, keterampilan, serta alat-alat yang memadai agar dampak bencana bisa diminimalisasi.

"Sebagai tim relawan PMI, kita tidak pernah mengharapkan adanya bencana. Tapi, tugas kita adalah berusaha mengurangi dampak bila terjadi bencana," ujar JK yang mengenakan seragam dan topi berlogo PMI.

Dalam apel itu, JK menginspeksi kesiapan jajaran anggota dan peralatan milik PMI. Bahkan, dia menyempatkan diri menaiki tank amfibi dan helikopter sumbangannya. Selain itu, JK juga menginspeksi peralatan yang dimiliki PMI, seperti mobil ambulans, obat-obatan, dan dapur. (COZ)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau