Polda: Masyarakat Tak Perlu Khawatir Aksi Massa Besok

Kompas.com - 27/01/2010, 14:27 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Polda Metro Jaya akan melakukan pengamanan secara maksimal terhadap jalannya aksi massa jelang 100 hari pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada Kamis (27/1/2010) besok. Karena itu masyarakat diminta tidak perlu khawatir mengenai adanya isu bentrokan massa dalam aksi tersebut.

"Kekhawatiran itu wajar, tapi saya kira tidak perlu berlebihan. Sampai saat ini kondisi baik-baik saja," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Boy Rafli Amar saat dihubungi Kompas.com, Rabu (27/1/2010).

Boy juga membantah mengenai isu yang mengatakan akan terjadi bentrokan massa dan chaos dalam aksi besok tersebut. Menurut dia, tidak ada informasi yang dimiliki Polda Metro mengenai isu bentrokan tersebut.

Sebagai antisipasi, Polda Metro Jaya akan menurunkan sebanyak 10.000 personel yang akan disebar di sejumlah titik aksi massa di Jakarta. Dia mengatakan, kekuatan personel sebesar itu tidak serta merta diturunkan sepenuhnya, namun akan tergantung situasi jalannya aksi di lapangan.

Lebih lanjut, Boy juga mengingatkan warga masyarakat agar menghindari sejumlah ruas jalan yang potensial menjadi pusat aksi massa. Diperkirakan kemacetan akan terjadi di ruas jalan sekitar titik aksi.

Sejumlah kawasan yang akan menjadi konsentrasi massa antara lain di sekitar Istana Presiden, Gedung Departemen Keuangan, sekitar Bundaran Hotel Indonesia, Silang Monas, dan di sekitar Gedung MPR/DPR Senayan.

"Untuk itu, kawasan ruas jalan yang perlu dihindari antara lain di sepanjang Jalan Sudirman-MH Thamrin, kawasan silang Monas, dan Jalan Gatot Subroto sekitar Gedung MPR," kata Boy.

Mengenai kemungkinan adanya pengalihan arus lalu lintas, Boy mengatakan, hal itu belum bisa dipastikan lantaran perlunya melihat situasi jalannya aksi besok.

"Kalau memang konsetrasi massa di titik-titik tersebut sangat besar, tidak menutup kemungkinan akan dilakukan pengalihan arus lalin," kata dia.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau