Mesin Terbaru Volvo, GTDi 2.1 Liter untuk S80, V70, dan XC60

Kompas.com - 29/01/2010, 15:55 WIB

KOMPAS.com — Volvo Car Corporation memperkenalkan mesin bensin terbaru, Gasoline Turbocharged Direct Injection atau GTDi 2.0 liter sebagai sumber penggerak S80, V70, dan XC60. Kelebihan mesin iniberdasarkan klaim Volvomembuat tenaga tambah yahud dan juga makin irit konsumsi bahan bakar.

Teknologi baru yang ditambahkan pada mesin ini adalah poros kem ganda yang bisa mengubah waktu atau lama buka-tutup katup. Ukuran mesin juga lebih kecil dan menghasilkan torsi pada rentang putaran lebih lebar.

Mesin bensin baru ini menghasilkan tenaga 203 PS dan torsi 300 Nm mulai @1.750 rpm sampai 4.000 rpm.

“Kami sukses membuat mesin 4 silinder dengan kemampuan setara 5 silinder, kapasitas 2,5 liter, dan juga jauh lebih efisien. Tak kalah menarik, fitur baru dari mesin ini adalah sistem turbo paten Volvo. Pastinya, mesin ini menghasilkan tenaga yang galak tetapi tetap irit bahan bakar,” papar Magnus Jonsson, Kepala Pengembangan Produk Volvo Cars.

Pelat baja. Sistem turbo yang digunakan adalah hasil pengembangan Volvo Cars bersama dengan Borg-Warner Turbo System dan pabrik komponen baja Benteler Automotive. Turbocharger (K03) ini merupakan yang terkecil untuk saat ini, sesuai dengan tenaga yang dihasilkan mesin. Turbo tidak hanya menghasilkan karakteristik tenaga yang mantap, tetapi juga mampu mempercepat kerja sistem pembuangan, yaitu pemanasan katalis.

Sistem turbo terbaru dari Volvo adalah menyatukan rumah turbin dengan saluran isap. Perbedaan lainnya, saluran isap (manifold) dan rumah turbin dibuat dari lembaran baja dan tidak dicor. Menurut Volvo, lembaran baja ini membuat turbin jadi lebih ringan dan kompak.

Di samping itu, sistem tersebut menghasilkan panas yang lebih rendah karena  dilengkapi lapisan insulasi tambahan. Hal tersebut memungkinkan saluran buang bisa dilewati suhu yang tinggi.

“Mesin yang responsif penting bagi banyak pengemudi. Pemindah tenaga yang efisien dan inovatif juga memberi keuntungan kosumsi bahan bakar yang irit,” papar Magnus Jonsoon. “Dengan mesin ini dan transmisi otomatik, Volvo S80 membutuhkan 8,3 liter bensin untuk jarak 100 km,” tambahnya.

Injeksi langsung. Mesin baru ini menggunakan sistem pasokan injeksi langsung. Injektor mempunyai tujuh lubang dan mengatur semprotan secara presisi pada setiap silinder.

Injeksi langsung menghasilkan pengisian yang lebih cepat ke ruang bakar. Dengan demikian, pembakaran jadi lebih jadi efisien. Di samping itu, perangkat turbo juga bisa bekerja lebih awal. Hasilnya, mesin baru ini dinilai makin responsif pada putaran rendah dan tinggi. Sistem injeksi ini dipasok oleh Bosch.

"Powershift". Untuk melengkapi kinerja mesin tersebut pada mobil, Volvo memilih transmisi powershift (istilah ini juga digunakan Ford untuk transmisi kopling ganda) 6 percepatan. Untuk versi manual, percepatannya sama.

Mesin 2,0 liter GTDi tersebut telah digunakan Volvo pada pasar yang memberikan insentif untuk mesin di bawah 2,0 liter, seperti di Belanda, China, dan Jepang.

Spesifikasi mesin
 
Tipe Bensin, 4 silinder, 2,0 liter, GTDi
Kapasitas
1.999 cc
Diameter x langkah
87,5  x 81,1 mm
Perbandingan kompresi
10 : 1
Jumlah katup per silinder
4
Poros kem
DOHC
Tenaga maksimum
149 kW (203 PS) @6.000 rpm
Torsi maksimum 300 Nm @1.750 rpm, overboost 320 Nm
Tekanan turbo
90 kPa
Tingkat emisi
Euro 5, J-ULEV
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau