Tokyo Protes Penembakan Dua Kapal Nelayan

Kompas.com - 31/01/2010, 15:31 WIB

TOKYO, KOMPAS.com - Tokyo telah mengajukan komplain resmi setelah pasukan penjaga perbatasan Rusia menembak dua kapal nelayan Jepang, di lepas pantai kepulauan Kuril Selatan yang disengketakan, kata kementerian luar negeri Jepang.

Pasukan penjaga perbatasan itu memberikan tembakan peringatan dari helikopter, lalu menembak langsung kapal tersebut, Jumat, ketika para nelayan itu tak berhasil dihentikan setelah tersasar ke perairan lepas pantai pulau Kunashir, kata pernyataan Rusia.

Kunashir, yang dikenal sebagai Kunashiri di Jepang, adalah gugusan pulau paling selatan, yang dikuasai Rusia namun diklaim Jepang.

"Kapal pukat harimau Jepang itu kembali ke pelabuhan mereka di Rausu, dan beberapa lobang tembakan peluru ditemukan di lambungnya," kata kementerian luar negeri Jepang dalam siaran persnya.

Tindakan Rusia itu bisa berakibat hilangnya nyawa orang dan merupakan tindakan yang sangat tidak pantas. Kementerian luar negeri mengatakan, kapal-kapal Jepang beroperasi di perairan tersebut sesuai dengan peraturan penangkapan ikan kedua negara.

Jepang dan Rusia belum menandatangani perjanjian perdamaian Perang Dunia II, karena mereka berdua terlibat klaim atas empat kepulauan di lepas pantai Jepang utara, yang dikuasai pasukan Sovyet pada 1945, dan mengusir penduduk Jepang di pulau tersebut.

Sengketa wilayah itu dikenal sebagai Kuril Selatan oleh Rusia dan Wilayah Utara oleh Jepang. Pada 2006, seorang nelayan Jepang dengan kapal penangkap kepiting tewas oleh terjangan tembakan peluru peringatan penjaga perbatasan Rusia, saat dia tersesat.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau