MOGADISHU, KOMPAS.com Sebuah kelompok garis keras di Somalia, Shebab, pada hari yang sama secara resmi mendeklarasikan diri bergabung dengan Al Qaeda. ”Deklarasi dilakukan dalam sebuah pertemuan besar para tokoh pemberontak Muslim,” demikian seorang pejabat di Mogadishu, ibu kota Somalia, Senin. Wade tampil dalam pertemuan puncak KTT ke-14 Uni Afrika di Addis Ababa, ibu kota Etiopia, yang dihadiri para kepala negara Afrika. Forum ini membahas berbagai strategi mengatasi krisis dan konflik di benua tersebut. Dia mengajak pemimpin Afrika untuk segera menangani isu terkait Al Qaeda in the Islamic Maghreb (AQIM). ”Terorisme gurun pasir ini telah mengambil format baru dan sangat mengganggu.... Tetapi negara seperti Senegal atau Mali tidak berbuat apa-apa. Ini adalah sebuah masalah internasional. Kekuatan Barat harus juga ikut ambil bagian di dalamnya,” katanya. Pemimpin Senegal ini juga telah memberi peringatan tentang perdagangan senjata secara ilegal di wilayah Sahel, Afrika. Tanpa memberikan penjelasan lebih rinci, dia mengatakan, ”Kekuatan Barat harus juga ikut terlibat di dalamnya.” Jaringan terorisme Osama bin Laden yang berbasis di Afrika Utara telah mengancam akan mengeksekusi warga Perancis yang diculik di Mali pada November 2009. Selain seorang warga Perancis, kelompok ini juga menyandera lima orang Eropa lainnya. Wade juga berharap junta militer Guinea, tetangga Senegal, menghormati janji mereka untuk tidak berpartisipasi dalam pemilu tahun ini. Ini bertujuan untuk menegakkan demokrasi di Guinea. Pemimpin Libia, Moammar Khadafy, juga memperingatkan Sudan supaya tidak menjadi ”Somalia yang lain”. Ketegangan telah meningkat di Sudan karena bentrokan sektarian. Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon, yang hadir pada hari pertama KTT Uni Afrika, memberikan penekanan khusus pada nasib rakyat Sudan. ”PBB memiliki tanggung jawab yang besar dengan Uni Afrika untuk menjaga perdamaian di Sudan dan menciptakan kesatuan yang menarik. Tahun ini akan sangat penting bagi Sudan yang ditandai pemilihan dalam tiga bulan dan referendum dalam satu tahun,” kata Ban Ki-Moon, Minggu. Kelompok garis keras Somalia, Shebab, mendeklarasikan dirinya bergabung dengan Al Qaeda dalam pertemuan di pusat kota Baidoa, Senin. Dalam pertemuan itu juga dilaporkan, sebuah kelompok kecil, yakni Ras Kamboni, sudah menyatakan kesediaan beraliansi dengan Shebab. Semua pihak yang hadir sepakat berjuang mendirikan sebuah negara Islam yang otonom. Fuad Mohamed Shangole, salah satu pemimpin Shebab, menegaskan, jihad diputuskan sebagai perjuangan di wilayah timur dan tanduk Afrika. Jihad berperan sebagai perjuangan global, seperti diinginkan Osama bin Laden. Pemimpin umum Shebab, Mohamed Abdi Godane alias Abu Zubair, menyatakan setia kepada Osama bin Laden.