SURABAYA, KOMPAS.com- Pemerintah Kota Surabaya menganggarkan Rp 4.293.064.690 untuk biaya pengamanan pemilihan Wali Kota Surabaya 2010. Anggaran akan dialokasikan untuk masa sebelum hingga sesudah pemilihan.
Kepala Badan Keselamatan Bangsa dan Perlindungan Masyarakat (Bakesbang Linmas) Soemarno mengatakan, pengamanan dilakukan oleh Bakesbang Linmas, Polri, dan TNI. "Tentu tidak seluruh anggaran akan diserap untuk pengamanan Pemilukada Surabaya," ujarnya di Surabaya, Selasa (9/2/2010).
Pencairan akan dilakukan bertahap. Sama halnya dengan anggaran untuk KPU Kota Surabaya yang mencapai Rp 65 miliar. "Untuk tahap pertama mencapai Rp 37 miliar. Tetapi, sisa dana akan dikembalikan ke kas daerah kalau pemilihan hanya satu putaran," ujarnya.
Untuk dana pengamanan Rp 4,2 miliar itu, operasionalnya mulai berlaku sejak memasuki tahapan kampanye, masa tenang, pencoblosan, penghitungan suara, pengambilan penetapan hasil pemilu, penetapan, pelaksanaan sumpah sampai pelantikan dan pelaksanaan putaran kedua.
Untuk pengerahan personel, menurut Soemarno, akan ditetapkan masing-masing instansi terkait. "Tapi dalam waktu dekat, kita akan segera menggelar rapat koordinasi tentang pengamanan Pemilukada Surabaya 2010. Pengaman melibatkan Polwiltabes Surabaya, Korem dan Bakesbang Linmas," ujarnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang