Wow! Wisatawan Indonesia Meningkat ke Hong Kong

Kompas.com - 11/02/2010, 14:47 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Jumlah wisatawan yang datang ke Hong Kong pada tahun 2009 mencapai 29,590 juta orang naik 0,3 persen dibandingkan tahun 2008, sedangkan khusus dari Indonesia juga terjadi peningkatan sebesar 1,3 persen.

Badan Pariwisata Hong Kong (HKTB) di Jakarta, Rabu (10/2/2010) menjelaskan bahwa jumlah wisatawan Indonesia ke Hong Kong pada tahun 2009 mencapai 353.631 orang jika dibandingkan dengan tahun 2008 yang berjumlah 348.938 orang.

Bahkan pada Desember 2009 saja, jumlah wisatawan Indonesia mencapai 49.956 orang jika dibandingkan dengan Desember tahun 2008 yang berjumlah 37.437 orang.

Jika wisatawan Indonesia pada tahun 2009 menunjukkan kenaikan 1,3 persen dari tahun 2008. maka wisatawan dari berbagai negara lainnya ke Hong Kong justru menunjukkan penurunan. Contohnya, jumlah wisatawan dari Taiwan pada tahun 2009 mencapai 2,009 juta orang yang menunjukkan penurunan 10,3 persen bila dibandingkan dengan tahun 2008.

HKTB juga menyebutkan penurunan terjadi dari wisatawan asal Selandia Baru, Australia serta Pasifik Selatan ke Hongkong yang tahun 2009 tercatat 707.963 orang sehingga berkurang 7,2 persen dari tahun 2008.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau