VW Juga "Recall" 193.620 Unit

Kompas.com - 12/02/2010, 14:04 WIB

BRASIL, KOMPAS.com — Rentetan aksi pemanggilan kembali untuk perbaikan (recall) pada awal tahun 2010 tak hanya dialami pabrikan Jepang dan Amerika Serikat. Namun, juga sudah merembet ke Volkswagen (VW), tetapi di Brasil.

Pihak pabrikan asal Jerman itu mengumumkan aksi recall 193.620 unit karena isunya masalah pelumas pada roda belakang. Kelainan ini berpotensi roda bisa mengunci atau lebih parah lagi copot saat kendaraan tengah melaju.

Produk yang di-recall Novo Gol dan Voyage yang diproduksi lokal di Negeri Samba tersebut pada Juli 2009. Dari situs resmi VW di Brasil, pihak pabrikan menyatakan, "Kelainan tersebut menimbulkan bunyi dan jika terus digunakan akan menghentikan laju roda. Dalam beberapa kasus ekstrem, roda bisa copot dari as."

Recall yang dilakukan pabrikan juga dinyatakan sebagai aksi preventif. VW sudah ketiga kalinya melakukan aksi serupa, sebelumnya pada April 2008 477.000 unit Fox karena bermasalah pada bangku penumpang belakang. Masih pada tahun yang sama, Desember, sebanyak 120.000 unit terdiri dari model Novo Gol, Voyage, dan Fox karena sistem rem.

Di sisi lain, pada 2009 lalu VW Brasil berencana berinvestasi senilai 3,5 miliar dollar AS secara bertahap hingga 15 tahun ke depan. Perusahaan juga menargetkan penjualan sejuta unit pada 2014 mendatang. Volkswagen do Brasil Ltda merupakan anak perusahaan VW di Jerman yang mulai beroperasi sejak 1953.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau