JAKARTA, KOMPAS.com - Dalam rangka memperingati hari pekerja rumah tangga (PRT) yang jatuh pada 15 Februari 2010 besok, puluhan pekerja rumah tangga yang tergabung dalam Jaringan Nasional Advokasi Pekerja Rumah Tangga (JALA PRT) menggelar acara bertajuk "Serbet Cinta untuk PRT" di Taman Tugu Proklamasi, Jakarta, Minggu (14/2/2010).
"Serbet Cinta untuk PRT" merupakan aksi kampanye yang diadakan untuk membangun solidaritas, penghargaan, dan perlindungan terhadap PRT. "Dengan serbet sebagai simbol PRT, JALA PRT ingin mengampanyekan solidaritas, penghargaan, dan perlindungan terhadap PRT. Sementara tema serbet cinta sendiri sengaja kami kaitkan dengan hari kasih sayang 14 Februari ini, semoga dapat sekaligus membangun cinta dan kepedulian masyarakat terhadap PRT," papar Lita, salah seorang aktivis JALA PRT.
Dalam acara kampanye tersebut dilakukan pula pengumpulan 1.200 serbet, baru maupun bekas. Serbet-serbet tersebut kemudian akan dijahit secara bersama-sama oleh puluhan PRT hingga menjadi sebuah serbet raksasa.
Dalam serbet-serbet yang dikumpulkan dari berbagai wilayah di Indonesia itu, dituliskan pesan yang ditujukan kepada DPR RI dan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi mengenai pentingnya Undang-Undang Perlindungan PRT.
Gerakan penjahitan bersama serbet raksasa ini diharapkan dapat mendesak pemerintah untuk segera mewujudkan UU Perlindungan PRT dan mendukung lahirnya Konvensi ILO terkait Perlindungan PRT.
Sebelum prosesi penjahitan serbet bersama oleh para PRT, penjahitan dibuka terlebih dahulu oleh Deputi Perlindungan Perempuan Kementerian Perlindungan Perempuan dan Anak (PPPA) Subagyo dan perwakilan ILO Peter Van Ruth.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang