Pengelola Minta Pergub tentang Tarif Parkir Ditinjau

Kompas.com - 16/02/2010, 13:23 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Pengelola parkir swasta di wilayah DKI Jakarta meminta agar peraturan gubernur mengenai tarif parkir ditinjau ulang.

Tarif parkir sebagaimana diatur dalam Peraturan Gubernur Nomor 48 tahun 2004 tentang Biaya Parkir pada Penyelenggaraan Fasilitas Parkir untuk Umum dinilai sudah tidak relevan dengan biaya operasional yang dikeluarkan pihak pengelola.

"Kami minta supaya tarif ini ditinjau kembali. Karena biaya yang lain sudah naik. UMP, UMR, sampai tarif listrik semua naik," kata Corporate Affair Secure Parking, Toni Tjuatja, di Kantor Dinas Pelayanan Pajak, Jalan Abdul Moeis, Jakarta Pusat, Selasa (16/2/2010).

Dalam Pergub tersebut, tarif parkir hingga saat ini masih diatur Rp 2.000 untuk satu jam pertama dan Rp 1.000 untuk tiap jam berikutnya.

Toni mengungkapkan, tarif parkir tersebut tidak pernah ditinjau kembali sejak tahun 2004 . Padahal, semestinya Pemprov DKI meninjau kembali tarif parkir tiap dua tahun sekali sebagaimana diatur dalam Pergub tersebut.

"Ini sudah enggak berubah sejak 2004 . Harusnya pemprov peduli dan ditinjau kembali," kata Toni.

Secure Parking, kata Toni, sudah mengakomodasi perintah dari UPT Parkir agar menormalkan kembali tarif parkir. Dia mengatakan, tarif parkir di Secure Parking sudah kembali diturunkan sesuai tarif yang diatur dalam Pergub.

"Dari kami semua sudah kembalikan ke tarif semula," kata dia.

Toni mengatakan, pihaknya menjamin tidak akan terjadi kembali kenaikan tarif seperti yang sebelumnya terjadi. Dia mengatakan, siap menerima sanksi tegas jika ditemukan adanya salah satu cabang Secure Parking yang kembali menaikan tarif.

"Kalau memang ada dalam peraturan, ya mau enggak mau diikuti," ujar Toni Tjuatja.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau