Wuih, 10 Unit Lexus LS600hL Laku Terjual

Kompas.com - 16/02/2010, 13:32 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Toyota Astra Motor-Lexus Indonesia (TAMLI) memperkenalkan produk terbarunya Lexus LX600h L yang berlangsung di Lexus Gallery di Jl. Proklamasi, Jakarta Pusat, Selasa (16/2/2010). Di luar dugaan, 10 unit sedan premium berteknologi hibrida berharga Rp2,7 miliar (on the road di Jakarta) itu sudah dipesan konsumen.

"Lexus sekarang ini sudah masuk dalam tiga besar di segmen premium (di bawah produk asal Jerman)," bangga Johnny Darmawan, Indonesian Lexus Principal. Meski kecil, lanjut Johnny, pasarnya tetap ada. Buktinya, 10 unit yang ditargetkan sudah terjual semua.

Dengan prestasi itu, berarti TAMLI berhasil mencapai tagret jualannya hampir setengah atau 42,8 persen dari total target yang dicanangkan 350 unit tahun ini. Bayangkan, sampai hari ini (16 Februari 2010), jumlah surat pemesanan kendaraan (SPK) yang masuk ke ATPM sudah mencapai 150 unit.

Mengacu data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan Lexus pada 2009 tercatat 235 unit. Jadi, kalau melihat terget tahun ini Lexus Indonesia menaikkan target jualannya hingga 48,9 persen.

General Manager Lexus Indonesia Adrian Tirtadjaja menjelaskan, terjadinya lonjakan penjualan, selain kondisi ekonomi yang membaik, juga ditopang dengan peluncuran LS600h L (hybrid) dan LS460L facelift.

"Dari total, penjualan terbanyak masih dari model RX hampir 35 persen. Kalau penjualan membaik, bisa-bisa kita tembus 400 unit tahun ini," harap Adrian di sela-sela peluncuran Lexus LS600h L.

Dijelaskannya, 150 unit SPK yang dikumpulkan merupakan hasil jualan pada November dan Desember tahun lalu. Sedang Februari ini, 80 unit akan dikirim ke konsumen. "Dari total 150 itu, terdiri dari 60 unit model LS dan RX350 50 unit, sisanya GS300," tukas Adrian yang lagi pesan 20 unit tambahan untuk LS600hL.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau