Hari Ini Tim 9 Sambangi Ical, Din, dan Paloh

Kompas.com - 23/02/2010, 08:54 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Tim Inisiator Hak Angket Pansus Kasus Bank Century atau dikenal Tim 9 kembali akan menemui beberapa tokoh partai politik dan lembaga kemasyarakatan, Selasa (23/2/2010).

Berdasarkan informasi yang diterima Kompas.com dari salah satu anggota Tim 9, Bambang Soesatyo, timnya siang ini akan bertemu Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie alias Ical.

"Bertemu Pak Ical pukul 12.00 di DPP Golkar, Slipi," kata Bambang.

Setelah menemui Ical, Tim 9 juga akan menemui Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin di Kantor PP Muhammadiyah, Menteng, Jakarta Pusat, pukul 14.00.

Sore harinya giliran pendiri Nasional Demokrat, Surya Paloh, yang akan ditemui di Kantor DPP Nasional Demokrat, Gondangdia, Jakarta Pusat.

Bambang mengatakan, pertemuan Tim 9 dengan sejumlah tokoh tersebut untuk menggalang dukungan dan komitmen penuntasan kasus Bank Century. Menjelang akhir kerja Pansus, inisiator angket melihat ada upaya melemahkan hasil akhir Pansus Century.

"Dengan menggalang dukungan para tokoh, kami berharap bisa meredam upaya-upaya yang melemahkan. Setidaknya dukungan dan komitmen para tokoh untuk mendukung penuntasan kasus ini akan menghentikan upaya-upaya tersebut," kata anggota Tim 9 lainnya, Andi Rahmat, kemarin.

Sebelum menemui ketiga tokoh itu, Tim 9 juga telah menemui Ketua MPP Partai Amanat Nasional Amien Rais pada hari Senin kemarin.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau