JAKARTA, KOMPAS.com - Tingginya permintaan pasar mobil nasional pada Januari 2010 yang mencapai 52.806 unit, mampu mendongkrak penjualan ban ke pabrikan mobil (original equipment manufacturer/OEM). Mengacu data Asosiasi Perusahaan Ban Indonesia (APBI), penyerapan pada bulan pertama lalu melonjak 13,5 persen menjadi 286.536 unit dibanding Desember 2009 mencatat 252.564 unit.
Menyisir data APBI, secara total penjualan ban bulan lalu meningkat 1,1 persen menjadi 4.037 juta unit dibanding bulan. Pasar ekspor naik 1,5 persen menjadi 2,93 juta unit sedangkan pasar pengganti (replacement) turun 4 persen menjadi 819.908 unit.
"Tren terus positif, saya yakin tahun ini total penjualan akan menyamai posisi 2009 38 juta unit," papar Ketua Umum APBI Azis Pane di Jakarta, Selasa (23/2/2010).
Sementara itu, Wakil General Manager Penjualan dan Pemasaran PT Sumi Rubber Indonesia--produsen ban merek Dunlop--Tjuju Dharmawan menambahkan, ekspor ban nasional pada 2010 meningkat 10 persen menjadi 33 juta unit dibanding 2009 sebesar 30,2 juta unit seiring membaiknya permintaan pasar otomotif dunia. Hal ini dilandasi membaiknya permintaan sejak awal kuartal IV 2009.
"Saya kira dari Oktober sampai Desember permintaan di pasar ekspor terus membaik. Tren ini akan berlanjut sampai tahun ini," katanya.
Sepanjang tahun ini, pasar otomotif nasional diprediksi akan mencapai 550.000-600.000 unit.Ditambah ekspor sekitar 50.000 unit, maka total
produksi akan mampu menembus 650.000 unit.