JAKARTA, KOMPAS.com — Tim penasihat hukum Ari Muladi, yang diketuai Sugeng Teguh Santoso, akan melaporkan penasihat hukum Anggodo, Bonaran Situmeang dan Anggodo Widjojo, ke Mabes Polri. Bonaran dan Anggodo dituding telah melakukan pencemaran nama baik dan pemfitnahan.
Menanggapi hal itu, Bonaran kepada Persda Network di Mabes Polri mengungkapkan, dirinya tidak mengkhawatirkan dan menakuti langkah tersebut. "Silakan kalau mau menuntut. Saya siap. Tapi kalau tidak terbukti, saya akan menuntut balik," ujarnya, Kamis (25/2/2010).
Bonaran mengaku dirinya enggan berdebat kusir dan saling tuding dengan pihak Ari Muladi. Dikatakannya, pernyataannya dan Anggodo-lah yang benar. "Sugeng itu bertemu dengan Pak Anggodo di Hotel Formula One. Saya enggak ikut di sana. Dalam pertemuan itu dia minta uang sebesar Rp 3 milliar kepada Anggodo supaya dia dapat membuatkan sosok Yulianto agar uang sampai ke pimpinan KPK. Pak Anggodo menolak. Dia lalu menitipkan kartu namanya kepada Anggodo untuk disampaikan kepada saya. Saya disuruh nelepon dia karena dia mau ketemu," ujar Bonaran.
Selanjutnya, setelah melalui perizinan dari Anggodo, Bonaran memenuhi permintaan Sugeng tersebut. Mereka bertemu di TIS Food Court. "Dia bilang, 'Minta tolong dong, Bang, Ari Muladi sudah ditahan. Kami enggak ada uang, tolong dong'. Saya bilang, 'Berapa, Bang?', Dia bilang Rp 3 milliar. Saya seperti permintaan Anggodo menolaknya," kata Bonaran.
Sebelumnya, Ari Muladi dan Sugeng Teguh Santoso mengungkapkan bahwa Bonaran Situmeang pernah menawari keduanya uang masing-masing Rp 500 juta agar Ari mau kembali ke BAP awal, yaitu BAP tanggal 15 Juli. Dikatakan Sugeng, tawaran kepada mereka berdua dilayangkan melaluinya. Dalam klarifikasinya, baik Anggodo maupun Bonaran justru balik menuding bahwa Sugeng-lah yang meminta uang sebesar Rp 3 milliar kepada mereka di Hotel Formula One.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang