Sekali Lagi: Tidak Ada Waktu Lagi untuk Lobi

Kompas.com - 25/02/2010, 15:22 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Anggota Pansus Hak Angket Pengusutan Kasus Bank Century Fachri Hamzah memperkirakan tak akan ada lagi lobi menjelang pembacaan pandangan akhir Pansus dalam paripurna pada 2 Maret mendatang.

Menurut politikus PKS ini, keterbatasan waktu menjadi faktor penting yang bisa mengganjal upaya lobi untuk mengubah pandangan fraksi lain. "Sudah tidak ada lobi, tidak ada kesempatan lagi," kata Fachri di ruang Pansus, Kamis (25/2/2010).

Seharusnya, kesimpulan dan rekomendasi akhir Pansus diselesaikan dalam pleno pagi ini. Namun, karena beberapa matriks belum rampung, maka waktu diperpanjang hingga Senin, dan rekomendasi dikembalikan kepada pleno Pansus. Penyusunannya dipercayakan kepada tim perumus.

"Kita bukan mengulur-ulur waktu, karena waktu juga bukan punya kita. Biasalah, kan ada perbedaan (pandangan). Kalau beda kan bingung. Tapi perbedaan itu seharusnya tetap bisa (disatukan)," lanjutnya.

Fachri mengatakan, PKS sendiri masih akan fokus pada penyusunan kesimpulan. Secara pribadi, Fachri ingin kesimpulan disusun dalam satu kalimat sebagai bentuk mandat angket, misalnya, untuk mengecek ada tidaknya pelanggaran dengan kalimat delik. "Misalkan pemerintah dalam hal pemegang kebijakan moneter atau fiskal telah melakukan pelanggaran. Kalau disetujui, itu yang akan ditindaklanjuti," tandasnya kemudian.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau