SEPANG, KOMPAS.com — Sukses menjadi yang terdepan dalam tiga kali tes pra-musim 2010 di Sepang, juara MotoGP Valentino Rossi mengaku ingin melihat bagaimana performa motor Yamaha M1 miliknya di sirkuit yang berbeda.
Sebelumnya, pebalap asal Italia ini telah menyelesaikan 47 lap di tengah suhu panas berkisar 37 derajat celsius pada pembukaan hari kedua uji coba tes di Sepang, Kamis (25/2/2010). Rossi mencatat waktu terbaik, yakni 2 menit 1,068 detik.
Pebalap tim Fiat Yamaha ini unggul tipis 0,151 detik atas saingan terdekatnya dari tim Ducati, Casey Stoner.
Kini, Rossi masih harus menjalani uji coba terakhir hari ini, Jumat (26/2/2010) di Sepang, sebelum menghadapi tes pra-musim ketiga di Qatar, yang juga menjadi seri pembuka balapan musim ini.
"Kami memulai dengan baik hari ini dan kami sudah sangat cepat. Jadi, kami sangat senang akan hal ini," ujar Rossi.
"Kami mengonfirmasi bahwa kami telah melakukan yang terbaik di uji coba terakhir, dan sangat jelas kami berada dalam kondisi terbaik di trek ini.
"Kami bekerja dengan dua atau tiga pengaturan yang berbeda hari ini dan kami berkembang atau paling tidak kami mengambil keputusan yang tepat berkaitan dengan keseimbangan, suspensi, dan yang lainnya dan ini adalah kemajuan yang baik.
"Kami juga mencoba beberapa peta elektronik baru untuk meningkatkan akselerasi, tetapi kami masih perlu berbuat lebih banyak pada hari ini dan besok," paparnya.
Bersama Fiat Yamaha, Rossi sukses membukukan gelar juara pada tahun 2009. Sementara rekan satu timnya yang menduduki posisi runner-up, Jorge Lorenzo, terpaksa absen di Sepang karena mengalami cedera tangan dalam kecelakaan motorcross.
"Sangat baik menjadi yang tercepat cepat pada tahap ini. Sekarang kami benar-benar hanya menunggu untuk berlaga di trek berikutnya untuk melihat bagaimana M1 baru ini akan tampil di sana," ungkap pebalap berusia 31 tahun ini.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang