Polisi Harus Bekerja Keras Ungkap Terorisme

Kompas.com - 26/02/2010, 21:11 WIB

BANDA ACEH, KOMPAS.com - Wakil Ketua MPR RI, Ahmad Farhan Hamid, mengatakan aparat kepolisian harus bekerja keras untuk mengungkap isu terkait adanya jaringan terorisme di Aceh.

"Saya minta agar isu teroris yang telah mengganggu situasi di Aceh itu harus segera diungkap dan polisi tentunya harus bekerja keras," katanya di Banda Aceh, Jumat (26/2/2010).

Hal itu disampaikan Farhan Hamid setelah ia mendatangi Markas Polda Aceh di kawasan Jeulingke, Kota Banda Aceh.

Ia mengaku rencananya hendak melihat dan bertemu dengan sejumlah orang yang telah ditangkap aparat kepolisian dan kini dalam tahanan di Mapolda Aceh.

"Aparat kepolisian Polda Aceh minta saya jangan dulu ketemu dengan tahanan tersebut. Saya memahami kondisi itu, mereka telah bekerja susah payah dilapangan," katanya menambahkan.

Sebelumnya, Farhan Hamid juga menyatakan pihaknya berencana mendatangi lokasi yang disebut-sebut dijadikan kamp pelatihan kelompok bersenjata yang diduga terkait jaringan teroris di pedalaman kawasan Jantho, Aceh Besar.

"Tapi setelah saya bertemu dan berdialog dengan Kapolres Aceh Besar, AKBP Agus Susanto yang menyatakan bahwa lokasinya cukup jauh dan kondisi medannya berat, maka kami urungkan niat ke lokasi," katanya menjelaskan.

Sumber kepolisian menyebutkan telah mengamankan lima orang sebagai tersangka yang diduga terkait dengan sebuah jaringan selama lima hari operasi di kawasan Aceh Besar, sejak Senin.

Selain lima tersangka, aparat kepolisian telah menyita sepucuk senjata api laras panjang jenis M16, belasan butir amunisi dan seragam militer serta sejumlah buku terkait dengan jaringan terorisme.

Kelima tersangka dan barang bukti dari operasi kepolisian tersebut kini ditahan serta diamankan di Mapolda Aceh.

Aparat kepolisian masih melakukan pengejaran terhadap kelompok yang diperkirakan berjumlah sekitar 50 orang itu.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau