Polisi Masih Selidiki Bom di Masjid Cirebon

Kompas.com - 28/02/2010, 18:48 WIB

CIREBON, KOMPAS.com - Polresta Cirebon dibantu Densus Polda Jabar kini terus menyelidiki kasus ditemukannya bom di masjid Sang Cipta Rasa Kraton Kasepuhan Cirebon, Sabtu.

Polresta Cirebon AKBP Ary Laksamana Wijaya, Minggu (28/2/2010) mengatakan, pihak Reskrim Polda Jabar dan Komandan Densus Polda Jabar AKBP Erwin Faisal telah mengecek barang bukti bom dan tempat kejadian perkara.

Kasus tersebut kini masih dalam penyelidikan, katanya sambil menambahkan bahwa kasus tersebut tetap ditangani Polresta dengan dibantu Densus Jabar.

Sebelumnya diberitakan, sebuah bom rakitan ditemukan di masjid Sang Cipta Rasa Kraton Cirebon, Sabtu sekitar pukul 06.30 WIB oleh pengurus masjid.

Sekitar pukul 12.30 WIB hingga 15.30 WIB tim Gegana Polda Jabar melakukan penyisiran di lokasi. Bom rakitan yang ditemukan dalam kantong plastik tersebut terdiri dari bensin, petasan cabe rawit ukuran jempol sebanyak 50 buah, pecahan beling dan timer.

Bungkusan plastik yang berisi bahan peledak tersebut sudah terlihat Jumat sore sekitar pukul 15.00 WIB, tetapi pengurus masjid menduga itu barang milik jemaah.

Baru sekitar pukul 06.30 WIB Sabtu barang tesebut yang masih terletak di tempatnya itu dibuka oleh pengurus masjid dan ternyata isinya bom rakitan dan dilaporkan ke polisi.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau