PPP Akan Bergeser?

Kompas.com - 02/03/2010, 12:09 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Anggota Pansus DPR tentang Hak Angket Bank Century, Romahurmuziy dari Fraksi PPP, mengatakan, kedua opsi kesimpulan akhir yang akan ditawarkan oleh Pansus Bank Century di rapat paripurna, Selasa (2/3/2010), sebenarnya tidak jauh berbeda.

Bahkan, opsi A yang diusung Partai Demokrat, PPP, dan PAN dinilai lebih kuat. ”Tadi pas rapat konsolidasi, kami nilai A dan C sama-sama saja. Nanti PPP akan coba pertemukan saja. Relatif sama. Ini tinggal ego institusional saja,” tuturnya di sela rapat paripurna.

Oleh karena itu, lanjutnya, opsi C menunjukkan bahwa sikap PDI-P dan Hanura yang dulu garang kini melunak. Menurut dia, opsi A menyatakan bahwa terdapat pelanggaran dalam kebijakan merger dan akuisisi. Namun, tidak dalam kebijakan Fasilitas Pinjaman Jangka Pendek (FPJP) dan Penyertaan Modal Sementara (PMS).

Kedua kebijakan ini dinilai sudah sesuai dengan Perppu Jaring Pengaman Sektor Keuangan (JPSK), tapi memang diakui tidak didukung data-data yang akurat meski ini pun dipahami karena dilakukan dalam situasi krisis. Adapun opsi C juga menunjukkan bahwa seluruh kebijakan merger dan akuisisi hingga PMS sudah salah.

Sebelumnya, PPP dengan tegas menyatakan bahwa kebijakan akuisisi dan merger hingga PMS sarat dengan pelanggaran. Namun, kini Romahurmuziy sendiri tidak terlalu tegas menentukan sikapnya.

Menurut dia, apa pun pilihannya, tak akan ada hasil yang signifikan dari kesimpulan akhir Pansus. ”Baik putusan A maupun C memenuhi tujuan hak angket ya. Karena keduanya pada intinya adalah menyerahkan kepada penegak hukum,” ungkapnya.

Meski demikian, Romahurmuziy memprediksi bahwa mayoritas anggota Dewan akan memilih opsi C. Menurut dia, lobi memang cukup intensif meski dinilainya juga rentan karena berusaha mempertemukan fraksi koalisi dan oposisi. Sementara itu, opsi A didukung oleh koalisi yang cukup solid. ”Ingat, kan masih bisa melalui SMS-SMS, nih,” tuturnya sambil tertawa.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau