DUBAI, KOMPAS.com - Dubai telah meminta Biro Invetigasi Federal (FBI) Amerika Serikat (AS) untuk memeriksa kartu kredit yang digunakan para tersangka dalam pembunuhan komandan Hamas.
Sebuah media Uni Emirat Arab, harian National yang mengutip sebuah sumber FBI, mengatakan, investigasi itu akan memeriksa kemungkinan keterlibatan Israel dalam pembunuhan terhadap Mahmoud al-Mabhouh di sebuah hotel mewah di Dubai pada 19 Januari lalu. "Sebanyak 13 dari 27 tersangka menggunakan kartu kredit MasterCards terbitan MetaBank, sebuah bank reginal Amerika, untuk membeli tiket pesawat dan memesan kamar hotel," kata koran itu mengutip polisi Dubai.
Kepala Polisi Dubai, Dahi Khalfan Tamim, Senin, mengatakan bahwa lembaga intelijen Israel, Mossad, telah menghina Dubai dan sejumlah negara lain yang paspor tiruannya digunakan para tersangka dalam pembunuhan komandan militer Hamas di negara para emir itu.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang