JAKARTA, KOMPAS.com — Suasana di depan gerbang Gedung DPR, tempat para pengunjuk rasa sebelumnya menggelar aksi terkait rapat paripurna mengenai laporan akhir Pansus Bank Century, Selasa (2/3/2010) sore, beranjak sepi, ditinggalkan para pengunjuk rasa. Berdasarkan pantauan Kompas.com, para petugas kepolisian sedang beristirahat di depan gerbang Gedung DPR dan di ruas-ruas jalan.
Begitu pun para pewarta yang sejak pagi tadi meliput aksi pengunjuk rasa yang diwarnai kericuhan tersebut. Para pedagang makanan yang sebelumnya menjauhi gerbang DPR karena aksi ricuh mulai terlihat memarkir gerobaknya di antara para petugas dan pewarta yang beristirahat.
Sebelumnya, Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Boy Rafli Amar, saat ditemui di depan Gedung DPR, menyatakan bahwa pihaknya telah berbicara dengan para pengunjuk rasa agar tidak berbuat ricuh. Boy juga mengatakan bahwa kepolisian membatasi waktu pengunjuk rasa agar beraksi hingga pukul 18.00.
Jika melebihi batas waktu, kepolisian akan melakukan pendekatan secara persuasif kepada para pengunjuk rasa. Hingga berita ini diturunkan, kawat berduri yang semula terpasang rapi di depan gerbang Gedung DPR mulai berantakan setelah pengunjuk rasa mencoba merusaknya. Terlihat pula sisa-sisa aksi, seperti sampah spanduk, kayu, dan pecahan batu, berserakan di ruas jalan.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang