PANGKALPINANG, KOMPAS.com - Satuan II Tindak Pidana Tertentu (Tipiter) Direktorat Reskrim Polda Kepulauan Bangka Belitung mengamankan sekitar 3 ton pasir timah dari tiga lokasi berbeda.
Pada penangkapan pertama dilakukan oleh Tim Satuan II Tipiter dipimpin Kasat AKBP Pipit berhasil mengamankan sekitar 1,4 ton pasir timah di Payung, Bangka Selatan.
Barang bukti itu diamankan, sekitar akhir Februari 2010 lalu di kediaman tersangka Sofian. Pasir timah itu dalam keadaan basah disimpan di sekitar rumah tersangka.
Operasi kedua, juga pada akhir Februari, tim kembali menyikat 545 kilogram pasir timah di Jebus, Bangka Barat. Barang bukti pasir timah diamankan dari tersangka Baku di Desa Cupat. Saat penangkapan, pasir timah tersebut sedang dibawa dari TI apung hendak menuju rumah tersangka di Jebus.
Sedangkan penangkapan ketiga oleh Satuan II Tipiter terjadi Selasa (2/3) dengan barang bukti pasir timah sekitar 1 ton 25 kilogram di Desa Tukak Kecamatan Tukak Sadai, Basel. Polisi menggeledah tempat penggorengan pasir timah di rumah tersangka. Saat digerebek, pasir timah sedang digoreng.
“Semua barang bukti pasir timah ini diamankan di Polda Babel, sedangkan para tersangka ditahan di rumah tahanan Polda. Kasus ini akan ditindaklanjuti dan diproses sesuai prosedur,” kata Kapolda Kepulauan Babel Brigjen Anton Setiadi melalui Kabid Humas AKBP Djoko Purnomo saat dikonfirmasi Bangka Pos Group, Rabu (3/3).
Selain pasir timah, Djoko menambahkan Tim Polda Kepulauan Babel juga mengamankan 420 liter solar dari dua orang tersangka yaitu Abdurrahman Muhsin (29) warga Padasuka Bogor dan Tomi (52) warga Kelapa, Selasa (2/3) sekitar pukul 09.30 WIB.
Kedua tersangka ditangkap setelah polisi menerima informasi dari masyarakat bahwa ada orang mengerit solar di SPBU Kelapa.
BBM tersebut dibeli oleh tersangka di SPBU dengan harga subsidi. Rencananya solar ini akan dijual lebih mahal dengan harga industri. Dalam operasi ini, petugas juga mengamankan dua unit mobil yang diduga sebagai sarana untuk membeli BBM di SPBU. (RYA)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang