JAKARTA, KOMPAS.com — Pidato Kenegaraan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang merespons sikap DPR terkait kasus Century menarik perhatian banyak pihak. Buktinya, malam ini banyak warga yang "nonton bareng" menyaksikan secara langsung pidato Presiden yang berlangsung sekira 30 menit itu. Misalnya, warga di Pejambon, Jakarta Pusat, yang memasang layar sebesar 1,5 x 2 meter tepat di pertigaan jalan. Layar putih tersebut dimanfaatkan bersama-sama untuk menonton bareng pidato Presiden.
Warga dan puluhan pemulung yang menonton jalannya pidato tersebut mencermati dengan saksama setiap perkataan Presiden. Sepanjang acara, tak jarang mereka berteriak-teriak mengungkapkan kekecewaan atas sikap Presiden yang cenderung membela Wakil Presiden Boediono dan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam kasus Bank Century. "Ya kecewa ini. Kita teriakin saja dia (Presiden). 'Bohong!'," kata Santi (50), salah seorang penonton kepada Kompas.com, Jakarta, Kamis (4/3/2010) malam.
Santi tampak mengenakan sejenis tutup kepala atau bergo berwarna putih yang bertuliskan kata "Bohong". Selepas pidato, para penonton lantas membubarkan diri meskipun ada beberapa yang masih memilih untuk tetap tinggal.
Aktivitas ini membuat arus lalu lintas di sekitar jalan tersebut menjadi tersendat. Kendati demikian, berdasarkan pantauan Kompas.com, lalu lintas malam ini cukup lancar.
Sementara itu, banyak juga pewarta yang melakukan nonton bareng, seperti sejumlah wartawan yang masih tetap bertahan di Kantor Kementerian Keuangan, malam ini. Sambil ditemani kopi dan gorengan, para wartawan mengikuti jalannya pidato Presiden.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang