Geneva motor show 2010

New March/Micra, Segmen Baru dari Nissan

Kompas.com - 05/03/2010, 05:42 WIB

Semakin banyaknya jumlah mobil di jalan, semakin sempitnya lahan parkir, semakin besarnya tuntutan akan mobil yang hemat bahan bakar dan ramah lingkungan, serta semakin kuatnya tuntutan akan mobil yang mudah dirawat dan terjangkau harga jualnya, menjadikan Nissan mengubah pola pikir (mindset) dan strategi.

Nissan mencoba menjawab semua tuntutan di atas dengan mengeluarkan sebuah mobil yang dibuat dengan menggunakan platform V yang baru. V merupakan inisial dari kata versatile (serbaguna). Nissan platform V itu muncul dalam rupa mobil subkompak yang menyandang mesin berkapasitas 1.2 Liter, 3 silinder segaris generasi baru, yang diberi nama New Nissan March (di beberapa negara New Nissan Micra).

New Nissan March itu menggantikan Nissan March yang lama, yang ukurannya sedikit kecil. New Nissan March berukuran panjang 3,760 meter, lebar 1,665 meter, dan tinggi 1,530 meter, atau 6,1 sentimeter (cm) lebih panjang, 0,5 cm lebih lebar, dan 1 cm lebih rendah dibandingkan dengan pendahulunya. Jarak as roda depan dan roda belakang (wheelbase) New Nissan March 2,450 meter, 2 cm lebih panjang dari pendahulunya.

Pada press day hari pertama Geneva Motor Show 2010, Swiss, Selasa (2/3) lalu, New Nissan March diperkenalkan untuk pertama kali di dunia oleh Carlos Ghosn, Presiden dan CEO Nissan Motor Co Ltd. Dalam acara perkenalan itu, Ghosn mengatakan, dengan New Nissan March, Nissan memasuki segmen baru, yaitu V platform. Di Indonesia, segmen itu dikenal dengan segmen mobil subkompak, yakni segmen yang benar-benar baru bagi Nissan.

Ia berharap penjualan New Nissan March secara global akan sukses, mengingat mobil itu adalah jawaban terhadap tuntutan konsumen akan mobil yang ringan, hemat bahan bakar, ramah lingkungan, memiliki performa (performance) yang baik, mudah dan murah perawatannya, serta yang terpenting adalah dijual dengan harga yang terjangkau.

Bersamaan dengan New Nissan March, di Geneva Motor Show 2010 ini, Nissan memajang Nissan Navara dan Nissan Pathfinder serta New Nissan Qashqai, sport utility vehicle (SUV) kompak yang hanya dipasarkan di Eropa, dan Nissan Juke, SUV subkompak, seukuran Suzuki SX4, yang selain di Eropa, juga akan dipasarkan di Jepang dan Amerika Serikat.

Nissan Juke mengandalkan dua pilihan mesin. Yang pertama, mesin berkapasitas 1.6 liter, 16 katup, menggunakan sistem injeksi bensin langsung, diperkuat turbocharger, yang menghasilkan tenaga maksimum 115 PK dan torsi maksimum 157 Nm, serta mesin diesel 1.5 Liter, dilengkapi teknologi commonrail yang menghasilkan tenaga maksimum 108 PK dan torsi maksimum 240 Nm. Nissan Juke menggunakan sistem penggerak empat roda (4 x 4-i system), yang pembagian tenaga depan dan belakangnya 50:50.

Selain itu, Nissan Motor Co Ltd juga untuk pertama kali membawa Nissan Leaf, mobil listrik yang akan diproduksi secara massal, dan Nissan 370 Z Roadster, mobil sport berperforma tinggi, ke Eropa.

Nissan Leaf adalah mobil listrik yang akan diproduksi secara massal. Mobil itu berukuran panjang 4,445 meter, lebar 1,770 meter, dan tinggi 1,550 meter. Jarak as roda depan dan belakang 2.700 meter. Menggunakan motor listrik dengan tenaga maksimum 80 kW (121 PK) dan torsi maksimum 280 Nm, dengan kecepatan maksimum 140 kilometer per jam.

Penggunaan sehari-hari

Dalam jamuan makan malam yang diselenggarakan Nissan Eropa, Senin lalu, Vincent Cobee, Direktur Program V Platform Nissan Motor Co Ltd, mengatakan, ”Nissan March bukan hanya sebuah mobil baru, melainkan merupakan sebuah proyek terobosan. Kami mengubah cara kami bekerja. Kami menciptakan sebuah metode baru dalam mengembangkan mobil. Dan, semua mobil V Platform haruslah ringan.”

Nissan March berbobot kosong 945 kilogram, menyandang mesin berkapasitas 1.2 Liter (1.198 cc), 3 silinder segaris, valve timing control (VTC), normally aspirated engine, dan menghasilkan tenaga maksimum 78 PK pada 6.000 putaran mesin per menit (rpm) dan torsi maksimum 108 Nm pada 4.000 rpm.

Mobil itu ramah terhadap lingkungan karena memenuhi standar Euro 5 dan CO yang dilepas hanya 115 gram per kilometer. Belum lagi 98 persen dari bahan yang digunakan oleh Nissan March dapat didaur ulang.

Nantinya, juga akan dibuat Nissan March yang mesinnya dilengkapi dengan supercharger, yang menghasilkan tenaga maksimum 96 PK dan torsi maksimum 142 Nm serta hanya melepaskan CO 95 gram per kilometer.

Nissan March yang menggunakan penggerak roda depan itu dibuat untuk penggunaan sehari-hari di kota, modern, radius putarnya baik (4,5 meter), semua sudut terlihat dengan baik, kabin yang nyaman, dan mudah diparkir.

Mobil yang direncanakan akan dijual di 160 negara itu memiliki tiga model, yakni pertama hatchback, kedua sedan, dan ketiga multi-purpose vehicle (MPV) kompak serta untuk sementara akan diproduksi di Thailand, India, China, dan Meksiko.

Nissan March akan menggunakan sistem persneling yang berbeda-beda (manual, otomatik, atau continuously variable transmission (CVT), sesuai dengan tuntutan pasar.

Sesuai dengan namanya March, yang antara lain juga berarti bulan Maret, maka Nissan March akan diluncurkan di Thailand pada bulan Maret ini. Sedangkan pemasarannya akan dimulai pada bulan April. Di Eropa, Nissan March akan dipasarkan bulan September mendatang.

Belum diketahui kapan Nissan March akan dipasarkan di Indonesia. Namun, mobil seperti itu memang cocok untuk penggunaan di kota-kota besar Indonesia yang padat arus lalu lintasnya. (JL)

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau