JAKARTA, KOMPAS.com - Usai menerima perwakilan keluarga purnawirawan, anumerta dan warakawuri TNI di kantornya, Rabu (10/3/2010), komisioner Komnas HAM menegaskan bahwa sikap mereka sama dengan sikap Komisi I DPR RI dalam persoalan pengosongan rumah dinas TNI.
"Dalam konteks rumah dinas, kami dukung sikap Komisi I agar TNI menghentikan dulu proses pengosongan atau istilah mereka penertiban sambil melakukan dialog untuk upaya lebih damai," tutur Wakil Ketua Komnas HAM Nurcholis.
Saat ini, lanjutnya, mediasi merupakan satu-satunya jalan yang tepat untuk mempertemukan dua kepentingan yang berbeda. Pasalnya, menurut Nurcholis, turun langsung ke lapangan saat penertiban terjadi sulit dilakukan.
"Berhadap-hadapan langsung dengan komandan itu tidak mungkin lagi," tambahnya.
Sementara itu, usulan-usulan keluarga, seperti mengirim desakan kepada Presiden SBY akan dibahas dalam paripurna komisioner terlebih dulu.