SANAA, KOMPAS.com - Pasukan keamanan Yaman menahan sebuah kapal Iran di perairan lepas pantai Pulau Socotra, karena mencurigai kargonya. Pemerintah Yaman, Senin, mengatakan, para awak kapal itu sedang diperiksa.
Kapal itu, yang menurut media pemerintah memasuki perairan Yaman secara tidak sah, ditahan setelah para nelayan melaporkan kehadirannya kepada pihak berwenang. Para awak, 15 warga Pakistan dan seorang kapten Iran sedang diperiksa dan kapal itu digeledah. "Para aparat keamanan di kepulauan Socotra tidak mengesampingkan bahwa kapal Iran itu mungkin terlibat dalam penyelundupan narkoba ke Yaman," kata surat kabar Kementerian Pertahanan. Media itu tidak menyebutkan kapan kapal itu ditahan.
Yaman, yang mencemaskan Barat sejak serangan yang gagal terhadap sebuah pesawat tujuan Amerika Serikat, meningkatkan keamanan di pantainya awal tahun ini untuk mencegah kelompok garis keras mencapai pantainya dari Somalia untuk memperkuat Al Qaeda di Yaman. Cabang Al Qaeda di Yaman mengaku bertanggung jawab atas serangan yang gagal Desember lalu itu.
Sekutu-sekutu Barat dan Arab Saudi khawatir Al Qaeda akan memicu ketidakstabilan di beberapa bagian Yaman dengan merekrut dan melatih para gerilyawan bagi serangan-serangan di kawasan itu dan sekitarnya. Yaman, yang terletak di selatan Jazirah Arab, dekat dengan salah satu jalur-jalur pelayaran yang paling sibuk dan lama menjadi pangkalan dukungan Al Qaeda. Kelompok gerilyawan gari keras membom kapal perang Angkatan Laut AS USS Cole di pelabuhan Aden, Yaman tahun 2000 dan menewaskan 17 pelaut AS. Warga Yaman juga menjadi salah satu dari kelompok-kelompok terbesar yang berlatih di kamp-kamp Al Qaeda di Afghanistan sebelum serangan 11 September 2002.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang