Dari Lingerie hingga Obrolan di Ruang Ganti

Kompas.com - 15/03/2010, 20:03 WIB

KOMPAS.com — Perempuan yang nge-blog biasanya memiliki ketertarikan pada isu yang ringan dan bisa diterapkan sehari-hari. Mulai dari hal yang serius hingga yang bisa membuat kita terpingkal-pingkal karenanya.

Contohnya saja topik tentang kakak ipar yang jahil. Berikut adalah cuplikan dari buku When Silly Met Venus yang ditulis oleh Silly dan Venus (blogger perempuan, Red) yang juga mengelola situs ngerumpi.com.

"Beruntunglah kita kaum perempuan yang gak boleh punya dua suami. Bukan apa-apa, ngurus dua suami sih mungkin asik-asik aja, tapi itu lho... kebayang gak sih, punya saudara-saudara ipar (perempuan) dari keluarga besar si dua suami tadi. Bah, satu atau dua orang kakak ipar saja udah bikin emosi, apalagi punya banyak, saya mah ogah...."

Topiknya amat sederhana, yakni tentang keluh kesah seorang perempuan akibat ulah kakak iparnya. Namun, diskusi ini bisa berkembang jauh, jika Anda sebagai blogger bisa mengarahkan pembuat komentar atau follower ikut serta memberikan masukan menghadapi kakak ipar yang super-riwil atau sekadar sharing saja.
 
Atau pembahasan tentang kalimat "I love you" yang jarang sekali diucapkan oleh pasangan kita. Padahal, wanita adalah makhluk verbal yang harus sering-sering diyakinkan dengan kata-kata.

Jika Anda ingin blog Anda atau follower Anda bertambah, maka sering-seringlah meng-update status Anda. Beberapa topik di bawah ini adalah yang paling banyak mendapatkan tanggapan dan pembahasan yang hangat.

1. Warna lingerie setelah menikah.
2. Jika anak atau sepupu bertanya soal pacaran dan seks.
3. Diskon dan sale besar-besaran.
4. Terlilit utang kartu kredit.
5. Tempat parkiran mobil khusus perempuan di mal.
6. Diet dan restoran unik.
7. Pengalaman di ruang ganti perempuan.
8. Kakak ipar yang menyebalkan.
9. Suami atau pasangan yang pemalas dan kebiasaan buruknya.
10 Menggunakan vibrator dan alat bantu seks, hingga posisi dalam bercinta.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau