Akrab di Meja Makan, Garang di Lapangan

Kompas.com - 18/03/2010, 18:48 WIB

INDIAN WELLS, Kompas.com - Saling bertarung di lapangan hijau, tapi tidak demikian halnya di meja makan. Itulah yang terjadi dengan calon seteru semifinal Turnamen WTA Indian Wells, Caroline Wozniacki dan Agnieszka Radwanska.

Wozniacki merupakan unggulan kedua dari Denmark yang berjuang keras lolos ke semifinal setelah menumbangkan pemain top China, Zheng Jie 6-4, 4-6, 6-1 pada babak perempat final. Di semifinal, Wozniacki akan ditantang sahabatnya, Radwanska pada Jumat (19/3/2010).

Sepanjang Turnamen WTA tersebut kedua sahabat ini kerap menghabiskan waktu untuk makan malam bersama. Mereka pun memiliki kebiasaan unik, yakni siapa yang berhasil mencapai final dalam turnamen ini harus bersedia membayar semua tagihan makan malam mereka berdua.

"Jika salah satu dari kami memenangkan pertandingan maka Ia harus membayar makan malam yang lainnya," ujar Radwanska kepada wartawan setelah menumbangkan unggulan Rusia, Elena Dementieva 6-4, 6-3, Rabu (17/3/20100 lalu.

"Memang selalu seperti itu," unggulan kelima Polandia ini menambahkan. "Tapi jika dia (Caroline Wozniacki) menang, tidak membuat perubahan apapun pada persahabatan kami."

Hal senada juga diungkapkan Wozniacki, "Pemenangnya harus membayar makan malam, jadi saya berharap saya yang akan membayar makan malam," ujar petenis 19 tahun ini seraya tersenyum lebar.

"Tapi Radwanska adalah seorang teman yang baik. Besok kami hanya akan bersantai, bersenang-senang dan kita lihat saja apa yang akan terjadi sehari sesudahnya."

Ketika ditanya apakah di sela acara makan malam mereka juga membahas soal Tur WTA, Wozniacki menjawab: "Kami tidak berbicara tentang tenis. Ada begitu banyak hal lain yang ingin kami bicarakan, jadi kami lebih suka membicarakan hal yang berbeda, seperti pakaian, fashion, make-up, cat kuku, anak laki-laki, semuanya."

Sebelumnya, kedua sahabat ini telah bertemu di dua Tur WTA. Radwanska memenangi pertemuan pertama 6-4, 6-1 di Stockholm pada 2007 sementara Wozniacki berhasil merebut gelar serupa dengan skor yang sama di di tahun berikutnya.

"Dia (Agnieszka Radwanska) pemain yang bagus. "Dia mendapat banyak bola. Dia bermain dan berpikir. Dia juga pintar di lapangan. Kami berteman sejak di lapangan, dan kami berdua ingin menang dan bertempur di lapangan."

"Begitu Anda mulai berpikir, oke, itu teman saya, lalu apa terjadi adalah Anda kehilangan pertandingan. Jadi, sangat penting bagi saya untuk tetap fokus dan tidak berpikir tentang siapa yang menjadi lawan saya," tandas Wozniacki.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau