Israel Balas Tembakan Roket Palestina dengan Serangan Udara

Kompas.com - 19/03/2010, 10:35 WIB

GAZA, KOMPAS.com - Pesawat tempur Israel menyerang sedikitnya enam sasaran di Jalur Gaza, Jumat dini hari, sehari setelah tembakan roket dari wilayah itu menewaskan seorang pekerja Thailand di Israel.

Dua warga sipil dilaporkan menderita luka dalam satu dari tiga serangan di terowongan penyelundupan di sekitar perbatasan dengan Mesir. Serangan lain menyasar dua tempat terbuka di Khan Younis dan sebuah pengecoran logam di dekat Kota Gaza.

Militer Israel tidak  segera berkomentar atas serangan tersebut. Wakil Perdana Menteri Israel, Silvan Shalom, Kamis, mengatakan, Israel akan membalas dengan keras serangan roket mematikan dari Gaza. Israel juga telah mengirim surat pengaduan pada Sekjen PBB Ban Ki-moon, yang akan berkunjung ke Israel akhir pekan ini, dan kepada Dewan Keamanan PBB.

Ban Ki-moon telah mengutuk serangan roket itu. "Semua bentuk tindakan teror dan kekerasan terhadap warga sipil sangat tidak bisa diterima dan bertentangan dengan hukum internasional," demikian pernyataan yang dikeluarkan kantor Ban.

Kelompok yang sebelumnya tidak dikenal, Ansar al Sunna, yang dipercaya punya ideologi seperti Al Qaeda, menyatakan bertanggungjawab atas serangan roket di Israel.

Sementara kelompok Hamas, yang merebut kekuasaan di Jalur Gaza tahun 2007, telah mendesak kelompok gerilyawan lain untuk tidak menyerang Israel karena  mencemaskan serangan balasan dari Israel. Gerilyawan Palestina di Gaza telah melakukan serangan roket dan bom mortir secara sporadis terhadap Israel sejak berakhirnya perang tiga pekan di Gaza pada Januari 2009. Serangan mereka bisanya tidak menimbulkan korban. Israel setiap kali membalas serangan roket dari Gaza itu dengan serangan-serangan udara.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau