Kota Depok Belum Terima Soal UN

Kompas.com - 19/03/2010, 17:54 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Distribusi naskah soal Ujian Nasional (UN) telah dilakukan. Namun, terdapat beberapa daerah yang belum menerima naskah soal UN tersebut. Salah satunya adalah Kota Depok yang masuk ke dalam Provinsi Jawa Barat. Dinas Pendidikan Kota Depok mengakui bahwa naskah soal UN belum sampai ke wilayahnya. Namun, berdasarkan informasi yang didapat dari Dinas Pendidikan di Bandung, naskah soal akan tiba di Depok, Minggu (21/3/2010), pukul 01.00 WIB.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Depok, Hj. Siti Chaerijah ketika dijumpai Kompas.com di yayasan Al-Muhajirin, Jumat (19/3/2010). "Dari pusat di Bandung, naskah soal baru akan sampai Minggu pukul 01.00 WIB. Namun, pihak Kota Depok sudah berjaga dari sekarang." ujar Siti.

Naskah soal UN akan dibawa ke Kota Depok dengan pengawalan dari pihak kepolisian. Titik bongkar naskah soal UN pun terbagi di dua wilayah. Untuk wilayah Depok Barat, titik bongkar berada di SMA Negeri 1 Depok sedangkan untuk wilayah Depok Timur, titik bongkar berada di SMA Negeri 3 Depok.

Nantinya, naskah soal UN tidak akan dikirimkan ke sekolah-sekolah yang menyelenggarakan melainkan pihak sekolah yang akan mengambil sendiri naskah soal UN ke sub rayon masing-masing sesuai dengan jadwal yang disepakati bersama.

"Pada hari H, pihak sekolah yang akan mengambil naskah soal UN ke sub rayon masing-masing. Jadwal yang disepakati bersama adalah pukul 06.00 WIB. Pihak sekolah nantinya jelas akan dikawal oleh kepolisian setempat," tutur Siti.

Sekolah, khususnya SMA yang menyelenggarakan UN di Kota Depok berjumlah 50 sekolah dari 55 sekolah. Hal ini berkaitan dengan jumlah peserta UN sekolah yang bersangkutan. "Jika satu sekolah jumlah pesertanya kurang dari 20 siswa, siswa tersebut harus bergabung dengan sekolah lain yang masih berada pada rayon yang sama." imbuh Siti.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau