Ban Ki-Moon Prihatin Meningkatnya Ketegangan di Gaza

Kompas.com - 19/03/2010, 20:45 WIB

MOSKOW, KOMPAS.com - Sekretaris Jenderal PBB, Ban Ki-moon, Jumat (19/3/2010) di Moskow mengaku prihatin atas meningkatnya ketegangan di Jalur Gaza antara Israel dan Palestina.

"Kuartet Perdamaian Timur Tengah menyatakan keprihatinan mendalam atas ketegangan di Gaza dan mendesak Israel untuk menghentikan semua pembangunan permukiman," kata Ban yang saat ini berkunjung ke Moskow.

Kuartet mediator perdamaian Timur Tengah, yang beranggotakan PBB, Uni Eropa, Amerika Serikat, dan Rusia bertemu di Moskow, Jumat, untuk mendorong kemajuan proses perdamaian Israel dan Palestina.

Pertemuan sehari itu diikuti oleh Sekjen Ban Ki-moon, Menteri Luar Negeri AS Hillary Clinton, Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov, Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa Catherine Ashton dan utusan Kuartet Tony Blair.

Sementara itu, pesawat-pesawat tempur Israel, Jumat, melancarkan serangan terhadap beberapa sasaran di Jalur Gaza.

Israel berdalih bahwa serangan itu dilancarkan sebagai balasan atas tembakan roket dari wilayah kantung Palestina ke wilayah Israel yang menewaskan seorang pekerja Thailand.

Bertalian dengan serangan itu, Israel juga telah mengirim surat pengaduan pada Sekjen PBB Ban Ki-moon. Ban Ki-moon dijadwalkan akan berkunjung ke Israel pada akhir pekan ini.

Dubes Israel untuk PBB Gabriela Shalev mendesak Ban untuk minta pembebasan serdadu Israel Gilad Shalit, yang ditangkap gerilyawan Gaza pada 2006.

Hamas telah minta Israel untuk membebaskan ratusan dari ribuan gerilyawan yang ditahan sebagai imbalan pembebasan serdadu Israel tersebut.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau