Soal Sosiologi Sulit, 20 Siswa SMS Kepala Dinas

Kompas.com - 22/03/2010, 12:45 WIB

BANJARMASIN, KOMPAS.com — Sejumlah siswa SMA jurusan IPS Kabupaten Tanahbumbu mengirimkan pesan singkat atau SMS kepada kepala dinas pendidikan setempat, Senin (22/3/2010). Mereka mengeluhkan soal ujian nasional hari pertama yang sulit dikerjakan yakni pada mata pelajaran Sosiologi.

"Ada sekitar 20 anak yang hari ini mengirimkan SMS kepada saya, intinya mereka kesulitan mengerjakan Sosiologi. Kalau yang lainnya tidak ada," ujar Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Tanahbumbu Bakhriansyah yang dihubungi dari Banjarmasin.

Tentu saja, menurut Bakhriansyah, mereka mengirimkan pesan singkat setelah ujian selesai. Sebab, selama mengerjakan soal, para siswa dilarang keras membawa alat komunikasi dengan maksud untuk menghindari hal tidak diinginkan.

Sebelumnya, selama sepekan menjelang UN, menurut Bakhriansyah, ada sekitar 30 siswa lain yang juga gugup menghadapi ujian. Mereka pun mengirimkan pesan singkat, mulai dari menanyakan apakah ada bocoran soal sampai solusi lain untuk memecahkan UN.

"Saya banyak sekali menerima SMS anak-anak, bunyinya Pak tolong dikasih bocorannya. Saya bilang kepada mereka, kalau ada bocoran, saya ditangkap polisi, kamu juga ditangkap polisi. Jadi, dipastikan tidak ada bocoran, kami takut semua. Semua soal diawasi, ada pengawas internal, eksternal, dan polisi di tiap-tiap sekolah," ujar Bakhriansyah.

Bagaimana pesan itu masuk, menurut Bakhriansyah, berawal ketika dirinya berkeliling ke semua sekolah di wilayah Tanahbumbu, sepekan menjelang UN. Selain memantau kesiapan pelaksanaan ujian, Bakhriansyah juga memberikan penjelasan lebih detail tentang seluk-beluk UN.

Saat berkeliling, Bakhriansyah sempat memberikan nomor telepon kepada siswa dan pihak sekolah dengan maksud agar mereka yang masih bingung seputar teknis ujian bisa menanyakan kejelasan kepada dirinya. "Semuanya mencari solusi, minta macam-macam. Namun, saya tidak bisa berbuat apa-apa. Saya hanya bilang kepada mereka, tenangkan pikiran sebelum mengerjakan soal," katanya.

 

 

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau