Liga italia

Juventus Belum Mau Menyerah

Kompas.com - 23/03/2010, 03:31 WIB

Genoa, Minggu - Pelatih Juventus Alberto Zaccheroni belum mau menyerah. Kekalahan 0-1 timnya dari Sampdoria di Estadio Luigi Ferraris, Minggu (21/3), membuatnya kecewa, tetapi belum memengaruhi pendiriannya untuk mundur dari jabatan pelatih.

Kekalahan dari Sampdoria membuat posisi Juventus melorot ke posisi keenam. Juventus sudah mengalami 10 kali kekalahan dan sudah mengoleksi 45 poin. ”Bianconeri” terpaut dua poin dari Palermo yang mengisi posisi keempat, jatah terakhir Liga Champions.

Mundur

Zaccheroni yang dikenal dengan sebutan Mr Zac mengatakan, dirinya akan mundur jika timnya tidak lagi memungkinkan mendapat tiket Liga Champions.

”Jika Juventus gagal berada di posisi empat besar, itu berarti misi saya gagal. Saya masih tetap di sini karena sedang terus berupaya mengembalikan kekuatan tim ini. Juve tim yang kuat dan saya yakin target empat besar bisa tercapai,” kata Zaccheroni.

Mr Zac menangani Juventus sejak bulan Januari setelah manajemen Bianconeri memberhentikan pelatih sebelumnya, Ciro Ferrara. Sejak ditangani Zac, performa Juve belum juga meyakinkan.

Pekan lalu mereka ditahan tim papan bawah Siena 3-3. Padahal Alessandro Del Piero dan kawan-kawan sempat unggul terlebih dahulu 3-0.

Tidak hanya di Serie A, penampilan tim berjuluk ”Nyonya Tua” ini juga mengecewakan di pentas kompetisi Liga Europa. Unggul 3-1 di leg pertama, Juve harus tersingkir setelah dihantam Fulham 1-4 di leg kedua.

”Situasi ini memang mengecewakan. Namun, ketika berada di ruang ganti, saya dan semua pemain tetap punya keyakinan. Kami tidak akan pernah menyerah,” ujar Zac.

Pemain kawakan Juve, Del Piero, mengatakan, semua pemain Juventus harus fokus, terutama membenahi kondisi fisik dan mental.

Menurutnya, Juve masih dapat bangkit dalam sembilan pertandingan sisa. ”Semua akan baik-baik saja. Yang penting tidak ada lagi kesalahan,” kata Del Piero menambahkan.

Juventus kalah 0-1 setelah striker Sampdoria, Antonio Cassano, mencetak gol penentu pada menit ke-77.

Mancini membantah

Terkait posisi pelatih di Juventus, Pelatih Roberto Mancini mengaku tersanjung dirinya disebut-sebut sebagai calon pengganti Mr Zac.

”Saya bangga nama saya disebut-sebut sebagai pelatih Juve, tetapi semua kabar itu tak benar sama sekali,” ujarnya. Mancini berada di Craven Cottage ketika Juve dibantai Fulham 1-4 dalam leg kedua babak 16 Liga Europa.

”Saya datang ke Craven Cottage untuk menyaksikan Fulham, tim yang akan dihadapi Manchester City,” kata Mancini.

Mancini meneken kontrak tiga setengah tahun dengan Manchester City. Ia ditargetkan meloloskan City ke Liga Champions musim ini.

Namun, rumor yang berembus, City akan melepas Mancini apabila mendapatkan Jose Mourinho. (REUTERS/AFP/OTW)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau