Merkel Ingin Yunani ke IMF

Kompas.com - 24/03/2010, 05:06 WIB

BERLIN, KOMPAS.com - Kanselir Jerman Angela Merkel ingin Yunani untuk pertama-tama berpaling kepada IMF (Dana Moneter Internasional) untuk membantu krisis utangnya. Sementara, negara-negara Eropa bisa melangkah setelah itu jika diperlukan, kata sumber-sumber parlemen, Selasa (23/3/2010).
   
Merkel berbicara tentang krisis utang Yunani selama pertemuan dengan anggota parlemen dari partainya menjelang KTT Uni Eropa pada Kamis dan Jumat, kata sumber.
   
Kanselir Jerman menetapkan bahwa Dana Moneter Internasional harus menjadi yang pertama untuk membantu Yunani jika diperlukan, dengan negara-negara Eropa menyediakan pinjaman bilateral maupun secara sukarela setelah itu, kata seorang peserta pertemuan.
   
Menurut surat kabar Die Welt, Merkel juga siap untuk menandatangani deklarasi pada Kamis meletakkan rencana untuk suatu sistem yang dapat membantu  negara zona euro dalam kesulitan, termasuk Yunani.
   
Laporan, untuk tampil di surat kabar Rabu, mengutip sumber peringkat tinggi  Uni Eropa dan mereka yang dekat dengan perundingan.
   
Merkel dikatakan juga telah memperoleh komitmen bahwa ke-16 negara zona euro akan memperketat pembatasan ditujukan untuk mencegah defisit berlebihan.
   
Handelsblatt edisi Rabu melaporkan bahwa Merkel dan Presiden Perancis Nicolas Sarkozy telah bekerja dalam sebuah kompromi yang akan menjaga KTT Uni Eropa menjadi macet atas Yunani.
   
Sementara itu, seorang juru bicara presiden Uni Eropa  Herman van Rompuy mengatakan pertemuan 16 para pemimpin zona euro menjelang KTT Uni Eropa penuh adalah "sebuah pertimbangan solusi" untuk mengatasi krisis.
   
Dibebani oleh utang hampir 300 miliar euro (407 miliar dollar AS),
pemerintah Yunani sejauh ini telah menolak untuk mengesampingkan seruan kepada IMF di tengah tidak adanya  sejauh ini  komitmen bantuan yang jelas dari mitra zona euro.
   
Dalam menghadapi tekanan untuk penyelamatan zona euro, Jerman telah berulang kali meremehkan perlunya blok untuk membantu Athena.

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau