Empat Hari di Jatim, SBY Dijadwalkan Tinjau Lapindo

Kompas.com - 25/03/2010, 14:56 WIB

SURABAYA, KOMPAS.com — Presiden Susilo Bambang Yudhoyono direncanakan akan melakukan kunjungan kerja atau kunker ke Jawa Timur selama empat hari mulai 29 Maret hingga 1 April.

Dalam kunjungannya ke Jatim, SBY dijadwalkan akan membuka Kongres Sepakbola Nasional (KSN) di Malang dan meninjau semburan lumpur Lapindo di Sidoarjo. Selain itu, SBY juga diagendakan mengunjungi kota kelahirannya, Pacitan.

"Kunker SBY kali ini merupakan kunjungan terlama di Jatim sepanjang sejarah," ujar Kepala Biro Humas dan Protokol Setdaprov Jatim Drs Gunarto saat dikonfirmasi, Kamis (25/3/2010).

Ia mengatakan, pada hari pertama kunjungan, Senin (29/3/2010), Presiden akan mendengarkan pemaparan Bupati Sidoarjo dan Badan Penanganan Lumpur Sidoarjo (BPLS) tentang penanganan semburan lumpur dan dampaknya bertempat di Pendopo Kabupaten Sidoarjo.

Acara itu dilanjutkan peninjauan langsung ke pusat semburan lumpur di Porong dan dialog dengan warga yang terkena dampak semburan lumpur atau yang tidak masuk dalam peta terdampak.

Setelah di Sidoarjo, perjalanan Presiden dilanjutkan ke Malang untuk peninjauan gelar Kesiapan Penanggulangan Bencana Nasional. Setelah acara yang bertempat di Lapangan Udara Abdurrahman Saleh itu, Presiden akan mengunjungi Agrowisata Batu.

Hari kedua, Selasa (30/32010), SBY akan membuka KSN di GOR Ken Arok dan dilanjutkan dengan penanaman pohon untuk penghijauan di Batu. Sorenya, SBY akan menyaksikan pertandingan sepak bola antara Arema dan Sekolah Tinggi Administrasi Negara (STAN) Malang di GOR Kepanjen.

Hari ketiga atau Rabu (31/3/2010), Presiden akan melakukan kunjungan ke Pacitan dengan perjalanan melalui darat. Adapun pada hari keempat di Pacitan, SBY akan mengadakan pertemuan dengan kepala desa, lurah, dan camat se-Kabupaten Pacitan. Selesai acara, beliau akan kembali ke Jakarta melalui Lanud Iswahyudi Madiun.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau