TASIKMALAYA, KOMPAS.com - Kawanan pengguna sepeda motor yang diduga geng motor merusak mobil dengan melempar batu di Jl Raya Mangkubumi, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Minggu (28/3/2010).
Pengendara mobil itu, Riki Yuda Prawira, melaporkan aksi geng motor itu ke Polisi Resort kota Tasikmalaya, Minggu siang. Riki, warga Cieunteng, Kelurahan Argasari, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya, menerangkan, peristiwa itu berawal ketika dia hendak pulang dari Singaparna menuju rumahnya, Minggu dini hari.
Mobilnya bernomor polisi T 120 SS melaju cukup kencang karena jalur lintas kawasan Jalan Mangkubumi menjelang pagi tampak sepi. Tiba-tiba di pertengahan jalan dari arah berlawanan dia bertemu empat pengendara sepeda motor melaju menutupi seluruh badan jalan.
Riki kemudian memberikan isyarat menyalakan lampu jauh dan klakson agar sepeda motor dari arah berlawanan itu kembali pada badan jalan di jalur semestinya. Isyarat tersebut tidak digubris kawanan yang tidak menyalakan lampu itu. Riki pun mengalah, menurunkan laju kendaraannya untuk menghindari terjadinya tabrakan.
Namun, kawanan pengemudi sepeda motor tersebut justru melempari mobil oleh batu dari arah depan mengenai kaca dan tembus ke bagian kaca belakang hingga pecah. Sedangkan pelaku pelemparan melarikan diri sambil melajukan motornya cukup kencang.
"Saya kaget, mereka sepertinya tidak menghiraukan isyarat saya, mereka melempar dengan batu, seperti telah disiapkan," kata Riki. Akibat peristiwa tersebut Riki mengalami kerugian sebesar Rp 3,5 juta karena harus mengganti kaca mobilnya yang pecah.
Ia berharap pihak kepolisian meningkatkan operasi kendaraan bermotor untuk memberantas geng motor yang telah meresahkan masyakat khususnya pengguna jalan raya tersebut. "Saya harap pelakunya diusut dan geng motor diberantas saja," katanya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang