LONDON, KOMPAS.com - Kiper Arsenal, Manuel Almunia, melakukan serangkaian penyelamatan gemilang menggagalkan sejumlah peluang Barcelona, di babak kesatu leg pertama perempat final Liga Champions, Rabu (31/3/2010). Itu memungkinkan Arsenal untuk bangkit dan memberikan perlawanan kepada Barcelona. Sayang, duel seru itu cuma berakhir 0-0.
Bermain di kandang sendiri, Arsenal malah tertekan. Setidakanya selama delapan menit pertama, pertahanan mereka dibombardir oleh Barcelona.
Pada menit keenam, misalnya, Lionel Messi lepas dari pengawalan dan melepaskan tendangan, yang sayangnya berhasil ditepis Almunia.
Belum genap satu menit, Barcelona melanjutkan tekanannya melalui Zlatan Ibrahimovic. Dari tengah kotak penalti, Ibahimovic menanduk bola umpan Dani Alves, yang sayangnya melesat jauh di atas mistar gawang Almunia.
Ancaman itu tak membuat Arsenal segera bangkit. Mereka masih tampak pasif dan kurang ngotot, baik dalam mengejar bola maupun ketika mempertahankannya. Barcelona pun semakin leluasa melakukan serangan. Sayang, keberuntungan belum menyertai mereka.
Bagaimana tidak, di menit ke-14, Barcelona kembali menciptakan gelombang ancaman gol melalui Ibrahimovic dan Xavi. Namun, tembakan keduanya mentah di tangan Almunia.
Selanjutnya, meski tak lagi sangat terancam, Arsenal masih kesulitan melepaskan diri dari dikte Barcelona. Permainan mereka mulai membaik, ketika laga memasuki menit ke-18.
Memang, Arsenal tak segera mampu mendesak tim tamu. Namun, mereka mulai nampak bersemangat dan ngotot, terutama ketika kehilangan bola.
Stadion yang tadinya kurang bergairah sontak menjadi meriah ketika Arsenal akhirnya berhasil melancarkan serangan yang berujung peluang gol dari kaki Nasri. Sayang, tembakannya dari dalam kotak penalti melenceng sedikit dari tiang kiri gawang Barcelona.
Setelah itu, Barcelona masih mampu mendominasi penguasaan bola. Namun, mereka tak lagi bisa bergera seleluasa sebelumnya. Pergerakan bola dan pemain mereka mulai terbaca lawan, yang kini mampu bereaksi cepat melakukan antisipasi.
Di tengah usaha bangkit. Arsenal malah mendapat masalah, menyusul cederanya Andrei Arshavin di menit ke-27. Namun, Emmanuel Eboue yang masuk menggantikannya ternyata bisa memperbaiki keseimbangan permainan Arsenal.
Selain berhasil mengurangi tekanan lawan, Arsenal juga berhasil memperbaiki kemampuan serang mereka. Setelah selamat dari ancaman Ibrahimovic di menit ke-33, Arsenal berhasil meloloskan serangan melalui Diaby di menit ke-35. Saat itu, memanfaatkan umpan silang Bendtner, Diaby menanduk bola yang sayangnya melenceng ke sisi kanan gawang.
Aksi saling serang terus terjadi. Namun, skor kacamata tak berubah sampai berbunyinya peluit turun minum.
Sepanjang babak pertama, Arsenal cuma menguasai bola sebesar 29 persen tanpa sekalipun melepaskan tembakan tepat ke gawang dari dua usaha. Sementara itu, Barcelona menciptakan tujuh tembakan tepat ke gawang dari 16 percobaan.
Susunan pemain:
Arsenal: 1-Manuel Almunia; 22-Gaël Clichy, 5-Thomas Vermaelen, 10-William Gallas (15-Denilson 45), 3-Bacary Sagna; 23-Andrei Arshavin (27-Emmanuel Eboue 27), 2-Abou Diaby, 17-Alexandre Song Billong, 8-Samir Nasri; 4-Cesc Fabregas; 52-Nicklas Bendtner
Barcelona: 1-Victor Valdes; 19-Maxwell, 5-Carles Puyol, 3-Gerard Pique; 2-Dani Alves; 6-Xavi, 16-Sergi Busquets, 15-Seydou Keita; 9-Zlatan Ibrahimovic, 17-Pedro, 10-Lionel Messi