Sebelas Wanita Ini Diperkosa secara Brutal

Kompas.com - 02/04/2010, 06:26 WIB

CLEVELAND, KOMPAS.com — Delapan dari 11 mayat perempuan ditemukan di rumah Anthony Sowell (50), seorang maniak seks. Jenazah perempuan ini dalam kondisi memelas.

Mereka ditemukan dalam keadaan telanjang, kelaminnya diduga mengalami perlakuan seksual luar biasa sadis, sebelum dibunuh, demikian laporan dari pihak otopsi.

Menurut laporan kantor penyidik Cuyahoga, Kamis (1/4/2010), wanita yang ditemukan di rumah Anthony Sowell di Cleveland, tahun lalu, dibunuh dengan ikat pinggang, kabel, disetrum, diikat, dan dipukuli dengan tali anyaman tas.

Banyak ditemukan bekas luka di sekitar leher mereka. Tiga dari para wanita itu diikat pergelangan tangannya.

Dua diikat pergelangan tangan dan kaki. Satu korban telanjang bulat dan empat orang telanjang dari pinggang ke bawah.

"Dua wanita dilaporkan dalam keadaan sekarat, luka di tubuh mereka membusuk," kata Dr Frank Miller, penyidik setempat.

Otopsi terhadap korban kesebelas tidak jadi dilakukan karena hanya kepalanya yang tersisa. "Beberapa korban mungkin tewas setelah dicekik dengan tangan," kata Miller.

Dalam persidangan, Sowell mengaku telah membunuh para wanita tersebut dan mengubur di sekitar rumahnya di wilayah miskin dan kumuh.

Modus operandi yang digunakan Sowell untuk memikat para wanita ini dengan menawarkan narkoba dan alkohol.

Lima perempuan ditemukan selamat. Selain itu, polisi juga menemukan dua mayat dan menyelidiki laporan seorang perempuan yang mengalami perkosaan brutal di rumah itu.

Pihak penyelidik mengatakan ingin membuktikan secara ilmiah tindak perkosaan biadab yang dilakukan Sowell. "Kami berharap Sowell bertanggung jawab atas semua kejahatan keji itu," kata Ryan Miday, juru bicara kejaksaan tentang hasil otopsi.

Banyak wanita yang dilaporkan hilang beberapa minggu atau bulan yang lalu ditemukan di rumah Sowell, yang memiliki catatan kriminal panjang ini.

Pihak keluarga korban percaya, polisi akan menangani kasus ini secara serius. Kamis ini, jaksa penuntut kembali membawa 10 dakwaan kepada Sowell.

Mereka menuduh Sowell telah menyerang seorang wanita di rumahnya pada September 2008.

Wanita itu mengatakan kepada pihak berwenang, Sowell telah menyekapnya, memerkosa, dan memaksa wanita tersebut berhubungan seksual dengan tidak patut.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau