Tinju pro

Daud Yakin Menang Sebelum 12 Ronde

Kompas.com - 06/04/2010, 04:36 WIB

Jakarta, Kompas Daud ”Cino” Yordan, petinju asal Kalimantan Barat, yakin dirinya mampu mengalahkan petinju Panama, Celestino Caballero, sebelum usai 12 ronde.

Daud Yordan akan bertarung melawan Caballero untuk memperebutkan gelar kelas bulu WBA Interim. Pertarungan tersebut bakal dilaksanakan di Bank Atlantic Center, Sunrise, Miami, Florida, Amerika Serikat, Sabtu (10/4) waktu setempat, atau Minggu pukul 09.30 WIB.

Hal itu disampaikan Daud seusai diterima Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Mallarangeng, Senin. Salah satu persiapan Daud, selain persiapan fisik, adalah menyaksikan sejumlah hasil rekaman pertarungan Caballero.

”Makanya saya telah mengetahui beberapa kelemahan dari Caballero. Itu sebabnya saya yakin mampu mengakhiri pertarungan tanpa harus menunggu hingga 12 ronde,” ujar Daud.

Sekalipun demikian, menurut Daud, lawannya tentu merupakan lawan yang berat. ”Sebab, dia itu kan juara super bantam IBF. Namun, karena berat badannya naik, jadi ia akan bertarung di kelas bulu,” tuturnya.

Sebagai penguasa dunia kelas bantam versi IBF, tentu Caballero yang pada 21 Juni genap berusia 34 tahun memiliki pukulan yang keras.

”Agar mampu mengimbangi dia, saya telah melakukan berbagai persiapan mental dan fisik secara khusus,” tutur Daud yang sudah dua kali bermain di Amerika Serikat.

”Ada kebanggaan tersendiri bila saya mampu membawa pulang gelar WBA Interim ke Indonesia. Sebab, berarti sayalah petinju Indonesia pertama yang mampu meraih gelar juara di negara yang menjadi kiblatnya pertinjuan dunia,” kata Daud yang pada 10 Juni nanti berusia 23 tahun.

Jika dilihat dari rekor pertarungan, Caballero yang juga penyanyi reggae itu sudah bertarung sebanyak 34 kali, dengan kemenangan 32 kali, 22 di antaranya dengan menang knock out (KO) serta kalah 2 kali.

Sementara Daud Yordan yang kelahiran Ketapang, Kalimantan Barat, baru bertarung 26 kali. Ia menang 25 kali, 19 kali di antaranya dengan KO serta sekali berakhir dengan hasil imbang.

Rombongan Daud Yordan yang dalam pertarungan di Miami, Florida, nanti mendapat bayaran 50.000 dollar AS itu baru akan berangkat ke Negeri Paman Sam pada Senin (5/4) malam.

Tentu dengan waktu istirahat hanya tiga-empat hari, karena pada 10 April sudah harus bermain, menjadi sangat riskan. Ini sekalipun Daud Yordan sudah dua kali bertarung di Amerika Serikat, yaitu di Las Vegas dan California.

Berbeda dengan pertarungan kali ini, saat itu Daud Yordan yang sudah masuk manajemen Oscar de la Hoya sempat tinggal dan berlatih selama beberapa bulan di AS. (NIC)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau