NAIROBI, KOMPAS.com - Perompak Somalia, Minggu (11/4/2010) membajak kapal barang Rak Afrikana di Lautan India sebelah barat Seychelles, kata pasukan angkatan laut Uni Eropa yang berpatroli di daerah itu.
Kapal yang berbendera St Vincent & Grenadines itu saat ini tidak bergerak karena gangguan mesin di lokasi sekitar 280 mil laut (520 kilometer) sebelah barat Seychelles, kata pasukan itu.
Badan maritim regional memperingatkan kapal-kapal lain agar menghindari kawasan perairan itu selama dua hari mendatang karena cuaca menguntungkan bagi para pembajak. "Kapal barang MV Rak Afrikana telah dibajak pagi ini... sekitar 280 mil laut sebelah barat Seychelles," kata angkatan laut Uni Eropa EUNAVFOR dalam sebuah pernyataan.
"Rak Afrikana saat ini berhenti karena gangguan mesin," tambahnya.
Andrew Mwangura, kepala Program Bantuan Pelaut Afrika Timur, mengatakan, kapal itu diawaki oleh 23 orang China.
Menurut EUNAVFOR, kapal dengan berat 7.561 ton itu milik perusahaan Rak Afrikana Shipping Ltd, Seychelles.
Mwangura mengatakan, kapal-kapal lain perlu menghindari wilayah perairan sekitar lokasi pembajakan Rak Afrikana selama dua hari mendatang. "Daerah ini tetap berisiko tinggi selama 24-48 jam mendatang karena kondisi cuaca menguntungkan bagi operasi kapal-kapal kecil (perompak)," katanya dalam sebuah pernyataan.
Perompak yang beroperasi di lepas pantai Somalia meningkatkan serangan pembajakan terhadap kapal-kapal di Lautan India dan Teluk Aden dalam beberapa bulan ini meski angkatan laut asing digelar di lepas pantai negara Tanduk Afrika itu.