Gus Mus dan Hasyim Muzadi Jadi Wakil Rais Aam PBNU

Kompas.com - 12/04/2010, 22:29 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - KH Musthofa Bisri (Gus Mus) dan KH Hasyim Muzadi ditetapkan sebagai wakil rais aam mendampingi KH MA Sahal Mahfudz yang terpilih sebagai rais aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dalam Muktamar NU di Makassar lalu.

Penetapan itu melalui rapat tim formatur penyusunan kepengurusan PBNU periode 2010-2015 di kediaman Sahal Mahfudz, Pondok Pesantren Maslakul Huda, Kajen Pati, Jawa Tengah, Senin (12/4/2010).

"Wakil rais aam ada dua, Gus Mus dan Kiai Hasyim Muzadi," kata Iqbal Sulam yang dipercaya sebagai Sekretaris Jenderal PBNU ketika dihubungi via telepon. Sementara itu, di jajaran tanfidziyah, As’ad Said Ali dan Slamet Effendy Yusuf diangkat sebagai wakil ketua umum mendampingi KH Said Aqil Sirodj yang terpilih sebagai Ketua Umum PBNU.

Di jajaran syuriah, KH Sanusi Baco, KH Ma’ruf Amin, KH Mas Subadar dan KH Masdar Farid Mas’udi diangkat sebagai rais (ketua di jajaran syuriah). Untuk katib aam atau sekretaris umum syuriyah PBNU pada periode ini dijabat KH Malik Madani didampingi para katib yakni Ichwan Syam, Musthofa Aqil. Selain itu juga Kafabihi Mahrus Ali, Mujib Qolyubi, Yahya C Staquf, Solahuddin al-Ayyubi, dan Ishom Yuski.

Sedangkan jajaran ketua PBNU masing-masing diduduki Abbas Mu’in, Hasyim Wahid (Gus Im), Maidir Harun, Prof Maksum Mahfud, Hanif Saha Ghofur, Imam Azis, Hilmi Muhammadiyah, Arvin Hakim, Marsudi Syuhud, dan Kacung Marijan.

Di jajaran sekretariat jenderal, Iqbal selaku sekjen didampingi sejumlah wakil sekjen yaitu Enceng Shobirin, Hilmy Ali Yafie, Abdul Mun’im DZ, Aji Hermawan, Affandi Muchtar, Syahrizal Syarif, dan Hamid Bula.

Di jajaran bendahara, Bina Suhendra sebagai bendahara umum didampingi beberapa bendahara lainnya Zainal Abidin, Mustolihin Majid, Raja Sapta Ervian, dan Hamid Wahid Zaini.

Sementara, dua calon ketua umum PBNU dalam muktamar di Makassar lalu KH Salahuddin Wahid (Gus Sholah) dan Ahmad Bagja berada di jajaran a’wan PBNU.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau