JAKARTA, KOMPAS.com — Komisi III DPR memuji keberanian KPK yang berencana memanggil Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Wakil Presiden Boediono.
Keduanya adalah bekas pejabat Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) yang dianggap paling bertanggung jawab atas dana talangan negara Rp 6,7 triliun buat Bank Century, bank yang partikelir dan kecil.
Anggota Komisi III DPR, Bambang Soesatyo, mengaku tidak menyangka karena awalnya penanganan KPK terhadap kasus Bank Century berjalan sangat lambat. "Kami cukup puas. Yang awalnya kami kira lambat ternyata memang perlu waktu. Kami memberi apresiasi atas pemanggilan ini," kata Bambang Soesatyo kepada wartawan di Gedung KPK, Jalan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta, Senin (19/4/2010).
Sebelumnya, sejak siang tadi, Bambang bersama sejumlah anggota Komisi III DPR menemui pimpinan KPK guna menanyakan perkembangan penyelidikan KPK terkait skandal bailout Bank Century.
Lebih lanjut, terkait dengan pemeriksaan yang dijadwalkan pada pekan depan ini, Bambang berharap KPK melakukan hal itu secara independen dan terhindar dari intervensi pihak-pihak mana pun. "Kami berharap pemeriksaan berjalan independen tanpa intervensi," kata dia.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang