Susno Siap Ditahan

Kompas.com - 20/04/2010, 10:54 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Mantan Kabareskrim Komjen Susno Duadji siap jika dirinya ditetapkan sebagai tersangka serta ditahan oleh penyidik setelah menjalani pemeriksaan oleh tim independen terkait praktik mafia kasus hari ini di Mabes Polri.

"Semalam kita bicara dengan beliau (Susno) bahwa beliau andai kata ditahan siap," ucap kuasa Susno, Zul Armain Aziz, saat mendampingi Susno menjalani pemeriksaan, Selasa (20/4/2010). Selain Zul, Susno datang dengan didampingi enam kuasa hukum lain.

Zul menjelaskan, kliennya terlebih dulu menghadap Wakil Kepala Polri Komjen Jusuf Manggabarani di ruang kerjanya di Gedung Ruang Rapat Utama Mabes Polri sebelum diperiksa. Setelah itu, Susno dibawa ke Gedung Bareskrim Mabes Polri. "Beliau kan perwira aktif," ucap dia.

Pihaknya, kata Zul, telah mempersiapkan bukti-bukti untuk pemeriksaan hari ini. Susno juga akan membantah mengenai lembaran mirip berita acara pemeriksaan (BAP) tersangka Sjahril Djohan yang dituliskan bahwa Susno menerima uang Rp 500 juta dari Sjahril. "Nanti akan kami bantah semuanya itu, nanti kami buktikan," tegas dia.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau