Blitz Megaplex Buka di Central Park

Kompas.com - 22/04/2010, 20:51 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Jaringan bioskop Blitzmegaplex, dengan konsep one-stop entertainment, membuka bioskop ke-6 di Central Park, yang sekaligus menjadi bioskop terbesar di wilayah Jakarta Barat.

Bioskop dengan desain bernuansa futuristik itu memiliki sepuluh auditorium dengan kapasitas total 1.905 kursi, terdiri atas delapan auditorium reguler berdaya tampung antara 172-393 kursi pada masing-masing auditorium, termasuk satu auditorium tiga dimensi dengan teknologi RealD, dua auditorium eksklusif Velvet Class dan termasuk 16 kursi/tempat untuk penyandang cacat.

"Misi Blitzmegaplex adalah ingin menjadi wahana yang diminati para sineas, produser dan sutradara untuk mendapat apresiasi dari publik," kata Presiden Komisaris Blitzmegaplex, Abdullah Makhmud Hendropriyono, di Jakarta, Kamis, dalam pembukaan bioskop ke-6 Blitz.

Pria yang akan berulang tahun ke-65 pada bulan Mei mendatang ini, didampingi Chief Operational Officer (COO) Blitzmegaplex, Herman Cahyadi, dan Komisaris Blitzmegaplex, David Hilman, saat menyampaikan sambutannya.

Mantan Kepala Badan Intelijen Nasional (BIN) ini menyampaikan mimpinya bahwa Indonesia memiliki perfilman nasional yang tangguh untuk membentuk bangsa yang kuat dalam percaturan bangsa dan negara di masa mendatang.

"Bila para sineas tangguh, berarti perfilman juga tangguh. Bila perfilman tangguh, Indonesia akan menjadi kuat pada salah satu sisi kehidupannya yakni di fron kebudayaan," kata mantan Menteri Transmigrasi dan PPH RI (1997) dan Menteri Tenaga Kerja (1999) itu.

Hendropriyono selanjutnya menyatakan misi Blitzmegaplex akan dilaksanakan dengan penuh kesadaran dan optimistis serta menjadi pendorong semangat untuk terus bergerak ke seluruh wilayah Indonesia kendati masih ada kendala yang dijumpai di dalam operasionalnya.

Kendala itu antara lain, sulitnya jaringan Blitzmegaplex memutar film-film Indonesia agar film-film itu menjadi tuan rumah di negerinya sendiri dan kompetisi yang sehat di dalam bisnis pemutaran film.    

Pertama di Asia Tenggara
 Teknologi 3Dimensi (baca: tiga dimensi) di bioskop ini merupakan teknologi 3Dimensi terdepan di dunia, pertama di Indonesia dan salah satu yang pertama di Asia Tenggara.

"Blitz memelopori loncatan lain (dalam teknologi bioskop) antara lain, teknologi real D. Dulu ketika keluar bioskop tiga dimensi, saya sempoyongan. Sekarang dengan teknologi yang mahal dan investasi untuk kemajuan dalam kebudayaan, nonton bioskop tiga dimensi sudah berbeda," kata pria yang menjaga kebugaran dengan melatih fisik secara rutin ini.

Sementara Velvet Class menawarkan pelayanan yang memungkinkan penonton tidak ketinggalan film ketika perlu membeli makanan atau minuman. Cukup dengan menekan service button di sisi kanan sofa-bed maka datanglah pelayan dengan konsumsi yang diminta.

Khusus untuk bioskop ke-6 ini, telah pula disiapkan Velvet Suite yang belum ada di lokasi blitzmegaplex lainnya. Fasilitas ini memungkinkan orang menonton bioskop dengan membawa anggota keluarga, maksimal empat orang. Velvet Suite ini akan dibuka bulan Mei mendatang.

Blitzmegaplex Central Park juga memiliki fasilitas hiburan lain seperti blitzGameSphere dengan fasilitas Nintendo Wii dan blitzShoppe, tempat penjualan merchandise yang berhubungan dengan film serta ’lifestyle’.

Harga tiket di Blitzmegaplex Central Park bervariasi, disesuaikan dengan hari dan kelas bioskop. Untuk tiket reguler hari Senin-Kamis Rp25.000, hari Jumat seharga Rp35.000 dan hari Sabtu, Minggu dan hari libur lainnya Rp50.000. Sedangkan untuk tiket film 3Dimensi dijual dengan harga Rp40.000, untuk hari Senin-Kamis dan Rp80.000 untuk hari Jumat, Sabtu, Minggu dan hari libur lainnya.

Untuk Velvet Class tiket dijual dengan harga Rp150.000 per sofa-bed (untuk dua orang) untuk hari Senin-Selasa dan Rp200.000 per sofa-bed untuk hari Rabu-Minggu/libur. Sedangkan untuk kelas spesial Velvet Suite dijual dengan harga Rp225.000 per suite (untuk empat orang) untuk hari Senin-Selasa dan Rp275.000/suite untuk hari Rabu-Minggu/libur.

Setiap hari, Blitzmegaplex Central Park beroperasi mulai pukul 10.00 hingga pertunjukan terakhir sekitar pukul 22.30 WIB. Sedangkan setiap hari Jumat, Sabtu dan malam sebelum hari libur akan ada pertunjukan midnight. Blitz ini dapat menyajikan 50 pertunjukan per hari, sehingga tidak tergantung pada jumlah auditorium yang tersedia.

Sebelum bioskop terbesar ini buka di Jakarta Barat, jaringan Blitzmegaplex telah hadir di Paris Van Java, Bandung, Jawa Barat, Grand Indonesia, Pacific Place Mall dan Mall of Indonesia di Jakarta, serta Teraskota di Serpong, Tangerang.

Secara agresif, Blitzmegaplex akan terus melaksanakan ekspansi penambahan lokasi dengan lokasi berikutnya adalah Bekasi Cyber Park, Bekasi dan beberapa lokasi lain di luar Jakarta seperti Surabaya, Medan dan Makassar. (ANT/KSP)  

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau