Kasus gayus

Istri Gayus Jalani Pemeriksaan Ketiga

Kompas.com - 23/04/2010, 14:07 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Istri Gayus HP Tambunan, Milana Anggraeni, diperiksa sebagai saksi atas kasus suaminya seputar aliran dana yang diduga masuk ke sejumlah rekeningnya. Demikian diungkapkan pengacaranya, Pia AR Akbar Nasution, saat dihubungi di Jakarta, Jumat (23/4/2010).

"Pemeriksaan masih seputar aliran dana. Aliran dana yang diduga masuk ke rekening dia," beber Pia kepada Tribunnews.com. Seperti dikatakan Pia, Milana sudah menjalani pemeriksaan ketiga. "Pertama hari Senin, Selasa kemarin, terus Rabu, dan Kamis break, dan Jumat hari ini dimulai lagi," tambahnya.

Menurut putri pengacara kondang Adnan Buyung Nasution ini, Milana kooperatif dan selalu datang memenuhi panggilan pemeriksaan oleh penyidik. "Dia hadir setiap kali diminta diperiksa."

Ketika ditanya mengenai nilai aliran dana yang diduga masuk ke rekening kliennya, Pia enggan menjawab. "Saya tidak bisa sebut jumlahnya. Tapi, tentang rekening-rekening atas nama dia," terangnya.

Pia juga berharap kliennya yang kini masih berstatus pegawai Subag Pimpinan dan Panitia DPRD DKI Jakarta tidak akan meningkat statusnya menjadi tersangka. "Semoga, mudah-mudahan tidak karena masih diperiksa sebagai saksi, kok," tandasnya.

Seperti pernah diberitakan, Kastorius Sinaga, Staf Ahli Kapolri, pernah mengungkapkan, dari dana aliran Rp 28 miliar, istri Gayus menerima sekitar Rp 3,6 miliiar. Diterima dalam dua aliran, yang pertama dalam lima  kelompok, mulai kurun 4 Desember sampai 25 Januari di Bank Mandiri senilai Rp 2,7 miliar. Aliran pertama dilakukan dalam lima kali transaksi transfer. Aliran kedua kepada istri Gayus di Bank BII, sekitar Rp 900 juta, setelah pemblokiran antara tanggal 4 Desember-20 Januari.(Tribunnews.com/Andri Malau)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau