Iran Ampuni 110 Muslim Sunni

Kompas.com - 25/04/2010, 09:35 WIB

TEHERAN, KOMPAS.com — Iran telah mengampuni 110 teroris Muslim Sunni sejak negara itu menangkap pemimpin garis keras Sunni di Provinsi Sistan-Baluchestan di Iran tenggara pada Februari, kantor berita resmi IRNA melaporkan.

Gubernur Sistan-Baluchestan Ali Mohammad Azad mengatakan, 300 gerilyawan telah menyampaikan penyesalan atas tindakan mereka sejak tertangkapnya Abdolmalek Rigi.

"Beberapa dari mereka adalah anggota kelompok Rigi dan telah minta pengampunan untuk kembali ke pelukan negara," kata Azad.

"Sejauh ini, surat amnesti telah dikeluarkan pada 110 dari para teroris itu dan sejumlah dari mereka telah menyerahkan senjata mereka dan menyelesaikan prosedur hukum," ujarnya.

Menurut Pemerintah Iran, Rigi telah menerima bantuan dari dinas intelijen AS, Inggris, dan Pakistan. Rigi ditangkap agen Iran dalam penerbangan dari Dubai ke Kirgistan.

Kelompok garis keras Sunni, Jundullah (Tentara Tuhan), menurut Iran, telah melakukan tindakan brutal terhadap Iran yang berpenduduk mayoritas Muslim Syiah selama hampir satu dasawarsa.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau